BERITAOLAHRAGA

Kegagalan Indonesia di Olimpiade Paris: Guinea Torehkan Kemenangan yang Mencekam

25
×

Kegagalan Indonesia di Olimpiade Paris: Guinea Torehkan Kemenangan yang Mencekam

Sebarkan artikel ini
Indonesia Gagal Raih Tiket Olimpiade Paris Usai Kalah dari Guinea
Indonesia Gagal Raih Tiket Olimpiade Paris Usai Kalah dari Guinea

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Guinea meraih tiket terakhir cabang sepak bola menuju Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Tim Nasional U-23 Indonesia dalam laga play-off yang berlangsung di Stadion Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine-en-Yvelines, pada Kamis, 9 Mei 2024, malam WIB.

Gol penalti tunggal oleh Moriba Kourouma pada menit ke-29 menjadi penentu kemenangan Guinea.

Laga dimulai dengan intensitas tinggi, namun tempo permainan berjalan relatif seimbang di babak pertama. Guinea berhasil unggul 1-0 atas Timnas U-23 Indonesia hingga turun minum.

Di babak kedua, meskipun tempo permainan sedikit melambat, kedua tim tetap berusaha mencari peluang.

Guinea hampir menggandakan keunggulan mereka melalui Alseny Soumah, namun sundulannya masih bisa digagalkan oleh Nathan Tjoe-A-On.

Timnas U-23 Indonesia berjuang keras untuk menyamakan kedudukan, dengan Alfeandra Dewangga menciptakan peluang yang berbahaya. Namun, usaha mereka tidak membuahkan hasil.

Guinea mendapatkan kesempatan emas untuk menambah keunggulan melalui penalti kedua yang diberikan wasit Prancis, Letexier Francois.

Namun, Algasimma Bah gagal memanfaatkan kesempatan tersebut setelah sepakannya mengenai tiang gawang.

Ketegangan meningkat saat pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, protes keras terhadap keputusan wasit dan akhirnya dikeluarkan dari lapangan dengan kartu merah.

Dengan kekalahan 0-1 ini, Timnas U-23 Indonesia harus rela melewatkan kesempatan untuk melaju ke Olimpiade Paris 2024.

Ini merupakan kegagalan bagi Indonesia yang tidak berhasil melaju ke Olimpiade sejak tahun 1956 di Melbourne, Australia.

Meskipun demikian, prestasi Timnas U-23 layak diapresiasi. Mereka berhasil melampaui ekspektasi dengan tampil menjanjikan di Piala Asia U-23 dan mencapai semifinal, bahkan mengalahkan tim favorit juara seperti Korea Selatan di perempat final.

Susunan pemain kedua tim:

Indonesia U-23:
21-E. Ari, 4-N. Tjoe-A-On, 12-P. Arhan, 13-B. Kaffa, 5-K. Teguh, 3-M. Ferarri, 8-W. Sulaeman, 6-I. Jenner, 7-M. Ferdinan, 11-J. Sroyer, 10-R. Struick. Pelatih: Shin Tae-Yong

Guinea U-23:
1-S. Sylla, 5-S. Sow, 14-I. Diakite, 13-Madiou Keïta, 18-A. Camara, 10-I. Moriba, 4-Mohamed Lamine Soumah, 17-I. Camara, 11-O. Camara, 12-A. Bah, 19-F. Conte. Pelatih: K. Diawara.

Meskipun harus mengakhiri perjuangan mereka di laga play-off ini, Timnas U-23 Indonesia telah menunjukkan semangat dan kualitas yang luar biasa di turnamen ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *