OTOMOTIF

VinFast Menawarkan Biaya Langganan Baterai Mulai dari Rp1,5 Juta per Bulan

18
×

VinFast Menawarkan Biaya Langganan Baterai Mulai dari Rp1,5 Juta per Bulan

Sebarkan artikel ini
Biaya Langganan Baterai VinFast Mulai Rp1,5 Juta Sebulan
Biaya Langganan Baterai VinFast Mulai Rp1,5 Juta Sebulan

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – VinFast, perusahaan mobil listrik yang terkenal dengan skema biaya langganan baterai, telah memberikan kejutan kepada para konsumennya di Indonesia.

Pada peluncuran mereka di ajang IIMS 2024, mereka memperkenalkan model mobil listrik tanpa mengungkapkan rincian biaya berlangganan baterainya.

Namun, hari ini, Rabu (4/3/2024), VinFast akhirnya mengungkapkan semua yang ditunggu-tunggu.

Dalam siaran resmi yang diterima, VinFast mengumumkan bahwa pemilik mobil listrik hanya perlu membayar harga awal yang relatif rendah untuk membeli mobil.

Biaya ini setara dengan uang muka pembelian mobil bermesin bensin konvensional. Sisanya, yang terkait dengan baterai, akan ditanggung melalui biaya langganan bulanan.

Dan yang menarik, tidak ada deposit yang diperlukan untuk berlangganan baterai.

Tran Quoc Huy, CEO VinFast Indonesia, menjelaskan bahwa skema berlangganan ini memastikan bahwa biaya berlangganan baterai dan pengisian daya secara keseluruhan jauh lebih murah dibandingkan dengan operasional mobil berbahan bakar bensin.

Dia menegaskan bahwa ini adalah langkah yang revolusioner dalam mendorong adopsi mobil listrik di Indonesia.

Namun, pertanyaannya adalah: berapa biaya langganan baterai VinFast?

Menurut ketentuan yang diungkapkan, biaya langganan baterai untuk model VFe34 dimulai dari Rp1,5 juta per bulan untuk jarak hingga 3.000 km.

Sedangkan untuk perjalanan melebihi 3.000 km, biayanya adalah Rp2,6 juta per bulan. Ambang batas 3.000 km per bulan dipilih berdasarkan survei kebiasaan mengemudi rata-rata di Indonesia.

VinFast percaya bahwa skema ini akan mengatasi kekhawatiran utama calon pembeli tentang degradasi atau penurunan kualitas baterai.

Mereka bahkan menawarkan penggantian baterai gratis ketika kondisinya menurun di bawah 70 persen dari kapasitas aslinya.

Ini bertujuan untuk menghilangkan potensi biaya penggantian baterai baru di masa depan yang dapat mencakup sebagian besar harga awal mobil.

Tran Quoc Huy optimis bahwa skema berlangganan baterai ini akan meningkatkan nilai jual mobil VinFast dan membuatnya lebih menarik bagi konsumen yang peduli tentang nilai retensinya dalam jangka panjang.

Meskipun konsep ini bukan hal baru di dunia otomotif, VinFast yakin bahwa pendekatan ini akan mengubah cara orang melihat mobilitas listrik di Indonesia.

Mereka bahkan memperluas model ini dari Vietnam, yang diharapkan memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia.

Dengan pendekatan yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan baterai dan fokus pada kebutuhan konsumen, VinFast menjanjikan sebuah masa depan yang cerah bagi mobilitas listrik di Indonesia.

Dengan langkah-langkah inovatif seperti ini, mereka berada di jalur untuk menjadi pemimpin dalam industri mobil listrik di negara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *