OTOMOTIF

Vespa Batik: Eksibisi Gaya di Museum Batik Indonesia

20
×

Vespa Batik: Eksibisi Gaya di Museum Batik Indonesia

Sebarkan artikel ini
Vespa Batik Unjuk Gigi Di Museum Batik Indonesia
Vespa Batik Unjuk Gigi Di Museum Batik Indonesia

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – PT Piaggio Indonesia (PID) dengan bangga mempersembahkan Vespa Batik, sebuah karya lokal yang menggabungkan dua ikon budaya, Vespa dari Italia dan Batik dari Indonesia.

Peluncuran ini diselenggarakan di Museum Batik Indonesia pada Kamis (21/3/2024), menandai perpaduan istimewa antara kedua warisan budaya yang kaya.

Vespa, sepeda motor legendaris asal Italia, telah mengambil langkah penting dengan memahami nilai budaya batik sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan Indonesia.

Inilah yang mendorong PID untuk mempersembahkan Vespa Batik sebagai hasil produksi lokal pertama mereka, sebagai wujud apresiasi terhadap kekayaan budaya Tanah Air.

Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO PID, menjelaskan bahwa kehadiran Vespa Batik di Museum Batik Indonesia adalah bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk menghargai dan mempromosikan warisan budaya.

Menurutnya, ini akan menjadi bagian dari percakapan yang berkelanjutan dalam menghargai dan mempertahankan kearifan lokal.

Vespa Batik yang dipajang di Museum memiliki nomor seri khusus, yaitu 1002, yang menggambarkan Hari Batik Nasional, tanggal 2 Oktober.

Desainnya mengadopsi pola Tambal Jagad, dengan motif utama yang terpampang di bagian bodi kendaraan.

Pola ini merupakan kombinasi dari tujuh motif batik yang melambangkan keberagaman budaya Indonesia, seperti Perisai, Megamendung, Ayam Kasuari, dan lainnya.

Tujuh motif tersebut dipilih dengan cermat dari ribuan opsi yang tersedia, sebagai hasil kerja sama antara PID dan Iwan Tirta Private Collection.

Rindu Melati Pradnyasmita, Head of Marketing dari Iwan Tirta Private Collection, menjelaskan bahwa pemilihan motif dilakukan setelah penyortiran dari lebih dari 13.000 pola yang ada di Indonesia.

Tujuh motif yang terpilih kemudian diinterpretasikan kembali untuk menciptakan kesan yang unik dan merepresentasikan filosofi budaya yang mendalam.

Berikut adalah makna dari tujuh motif yang digunakan pada Vespa Batik Special Edition:

  • Sokowani dari Sumatera, melambangkan pesona dan kharisma.
  • Megamendung dari Jawa Barat, melambangkan kemakmuran dan sumber kehidupan.
  • Kawung dari Jawa Tengah, melambangkan kepemimpinan dan kebijaksanaan.
  • Perisai dari Kalimantan, melambangkan perlindungan dan kegigihan.
  • Poleng dari Bali, melambangkan keseimbangan hidup.
  • Tenun ikat Menjangan dari Nusa Tenggara, melambangkan penghormatan kepada leluhur.
  • Ayam Kasuari dari Papua, melambangkan kekuatan dan umur panjang.

Dengan peluncuran Vespa Batik ini, para pecinta Vespa tidak hanya mendapatkan sebuah kendaraan bermesin, tetapi juga sebuah simbol kebanggaan akan kekayaan budaya Indonesia.

Vespa Batik bukan hanya sebuah produk, tetapi juga sebuah karya seni yang menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan, mewakili keindahan dan keberagaman budaya yang ada di Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *