BERITA

Razia Polisi di Sabah Balau Tanjung Bintang: 120 Motor Balap Liar Diamankan, ABG Berjatuhan!

28
×

Razia Polisi di Sabah Balau Tanjung Bintang: 120 Motor Balap Liar Diamankan, ABG Berjatuhan!

Sebarkan artikel ini
Balap Liar Ngabuburit di Sabah Balau Tanjung Bintang, Polisi Kerangkeng 120 Motor, Banyak ABG Terjaring
Balap Liar Ngabuburit di Sabah Balau Tanjung Bintang, Polisi Kerangkeng 120 Motor, Banyak ABG Terjaring

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, Polsek Tanjung Bintang, dan Koramil Tanjung Bintang telah berhasil membubarkan aksi balap liar yang terjadi di jalan raya Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Aksi penindakan ini dilakukan pada Sabtu (16/3/2024) mulai dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.11 WIB. Sebanyak 120 sepeda motor dari berbagai merek berhasil diamankan dalam operasi ini.

Menurut Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, sepeda motor yang diamankan ini diduga akan digunakan untuk balapan trek-trekan, sehingga melanggar peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Kami berhasil menyita sekitar 120 sepeda motor dan memberikan penindakan tilang sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Kapolres.

Operasi ini melibatkan 83 personel gabungan dari Polres Lampung Selatan, Ditlantas Polda Lampung, Ditsamapta, dan Koramil Tanjung Bintang.

AKBP Yusriandi Yusrin menekankan bahwa operasi ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Keselamatan Krakatau 2024.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melintas di jalan ini, khususnya saat bulan puasa, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” tegasnya.

Aksi balap liar ini tidak hanya mengganggu pengguna jalan yang melintas, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Terlebih lagi, saat jam menunggu berbuka puasa dimanfaatkan sebagai waktu untuk melakukan aksi balap liar.

Dalam operasi tersebut, banyak anak di bawah umur atau yang dikenal sebagai anak baru gede (ABG) turut terjaring.

AKBP Yusriandi mengingatkan agar anak-anak yang masih di bawah umur untuk tidak mengendarai sepeda motor. “Hal ini sangat berbahaya dan tentunya untuk keselamatan bersama,” tambahnya.

Dengan adanya operasi ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku balap liar serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh aksi semacam ini.

Polisi juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *