BERITA

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau: Inisiatif Terbaru dari Universitas Teknokrat Indonesia

56
×

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau: Inisiatif Terbaru dari Universitas Teknokrat Indonesia

Sebarkan artikel ini
Universitas Teknokrat Indonesia Fasilitasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau
Universitas Teknokrat Indonesia Fasilitasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau

Media90 – Pada Selasa (4/6/2024), Auditorium kampus Universitas Teknokrat Indonesia menjadi saksi kegiatan penting yang melibatkan perguruan tinggi dan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) dalam Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., serta Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIkti) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc.

Dalam rangkaian kegiatan ini, Iskhaq Iskandar diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pembelajaran dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah II, Marce Lay, M.A.

Turut hadir pula Direktur Kursus dan Pelatihan dari Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek, yang disampaikan oleh analis kelembagaan, Ine Rosalina M.Si.

Peserta dari berbagai LKP yang turut serta dalam acara ini antara lain LKP LPBM Teknokrat, Itech Metro, ISQ Balam, LKP Binajaya, LKP Bina Dharma Pringsewu, LKP Ar Ridho, LKP Al Azka, dan LKP Voyager Internasional School.

Sementara itu, LKP yang diajak berkolaborasi dengan Dikti meliputi House of Learning, Albar College, Smart Plus, Brain Communication, LKP Gama Komputer, LKP Al Mukhlis, LKP ABA Education Course, dan LKP Media Wiyata.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan menjadi tuan rumah acara ini.

Ia juga memaparkan perjalanan Universitas Teknokrat Indonesia dari sebuah lembaga kursus hingga berkembang menjadi perguruan tinggi swasta yang diakui baik di tingkat regional maupun nasional.

Nasrullah juga menyoroti pentingnya RPL dalam menyederhanakan proses pembelajaran bagi individu yang telah memiliki kompetensi tertentu dari lembaga kursus.

Pengalaman pribadinya di Amerika Serikat menjadi bukti nyata bagaimana RPL memfasilitasi mahasiswa untuk menghindari mengambil mata kuliah yang sudah dikuasai sebelumnya.

Selain itu, Rektor juga menggarisbawahi harapannya bahwa program RPL dapat memberikan kesempatan kepada lulusan LKP untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan vokasional nonformal di Indonesia.

Marce, yang mewakili LLDikti Wilayah II, juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara ini dan menegaskan pentingnya kerjasama antara LKP, perguruan tinggi, dan Dikti dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Ine Rosalina M.Si., Direktur Kursus dan Pelatihan dari Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek, menjelaskan persyaratan permohonan RPL serta peranan sertifikat kompetensi dan pengalaman kerja dalam proses tersebut.

Selama kegiatan, koordinator RPL Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Dedi Darwis S.Kom, M.Kom., menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan RPL.

Bagi lulusan SMA/SMK yang berminat melanjutkan pendidikan ke Universitas Teknokrat Indonesia, informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dapat diperoleh melalui laman web resmi atau dengan menghubungi nomor ponsel yang tersedia: 0812-7895-3962 dan 0813-7813-9310.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *