BERITA

Kenaikan Tarif Tapi Turunnya Standar: Keluhan Penumpang Kapal Eksekutif Bakauheni-Merak Terhadap Kebersihan dan Kecoa yang Menggangu

40
×

Kenaikan Tarif Tapi Turunnya Standar: Keluhan Penumpang Kapal Eksekutif Bakauheni-Merak Terhadap Kebersihan dan Kecoa yang Menggangu

Sebarkan artikel ini
Tarif Naik, Penumpang Keluhkan Kebersihan Kapal Eksekutif Bakauheni-Merak, Banyak Kecoa Berkeliaran
Tarif Naik, Penumpang Keluhkan Kebersihan Kapal Eksekutif Bakauheni-Merak, Banyak Kecoa Berkeliaran

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sejak kenaikan tarif penyeberangan kapal Eksekutif Bakauheni-Merak mulai berlaku per 1 Februari 2024, kenyamanan penumpang masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan.

Kris, seorang penumpang asal Bandar Lampung, mengekspresikan kekecewaannya terhadap kondisi kapal yang kurang bersih setelah membayar tiket seharga Rp749.128.

“Kapal Eksekutif dengan harga sudah naik, kelihatannya masih kurang kebersihannya,” kata Kris pada hari Minggu, tanggal 11 Februari 2024.

Kris memulai perjalanannya dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni pada pukul 10.00 WIB. Namun, begitu memasuki ruang penumpang, dia langsung dikejutkan oleh kemunculan beberapa ekor kecoa di antara kursi.

Dalam video pendek berdurasi 30 detik yang direkam oleh Kris, terlihat seekor kecoa berkeliaran di antara kursi penumpang. “Jumlahnya cukup banyak,” keluh Kris.

Sebagai seorang pengusaha yang sering melakukan perjalanan bolak-balik ke Jakarta, Kris merasa sangat terganggu dengan kenyamanan yang kurang. Apalagi, situasi ini terjadi di kapal Eksekutif yang baru saja menaikkan tarifnya.

Menurut Kris, selain menawarkan kecepatan, kapal Eksekutif juga seharusnya memberikan kenyamanan bagi penumpang. Namun, kehadiran kecoa tersebut membuat sejumlah penumpang, terutama wanita, merasa takut untuk duduk.

Kris berharap manajemen PT ASDP Indonesia Ferry dapat lebih intensif memeriksa kenyamanan penumpang, terutama dalam hal kebersihan.

Dia juga meminta agar ASDP rutin melakukan kontrol hama di setiap kapal. “Jangan sampai tarif naik, tapi penumpang tak nyaman,” tegas Kris.

Terkait keluhan ini, manajemen PT ASDP Indonesia Ferry belum memberikan tanggapan resmi.

Namun, diharapkan langkah konkret segera diambil untuk memastikan kenyamanan penumpang terjaga, sejalan dengan tarif yang diberlakukan.