TEKNO

Indosat dan Tech Mahindra Kolaborasi dalam Pengembangan AI Linguistik Garuda: Meningkatkan Layanan Bahasa Indonesia dan Dialek

182
×

Indosat dan Tech Mahindra Kolaborasi dalam Pengembangan AI Linguistik Garuda: Meningkatkan Layanan Bahasa Indonesia dan Dialek

Sebarkan artikel ini
Indosat gandeng Tech Mahindra kembangkan AI linguistik Garuda, LLM Bahasa Indonesia dan dialeknya
Indosat gandeng Tech Mahindra kembangkan AI linguistik Garuda, LLM Bahasa Indonesia dan dialeknya

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Indosat Ooredoo Hutchison sekali lagi mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin inovasi di industri telekomunikasi dengan mengumumkan kemitraan strategis bersama Tech Mahindra dalam pengembangan Garuda, sebuah Large Language Model (LLM) yang bertujuan untuk melestarikan bahasa Indonesia dan segala dialeknya.

Pengumuman tersebut dilakukan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2024 di Barcelona.

Garuda akan menjadi proyek yang revolusioner, dibangun berdasarkan prinsip LLM orisinal Tech Mahindra, Project Indus, yang telah terbukti efektif dalam komunikasi dalam berbagai bahasa dan dialek di India.

Dengan menggunakan fondasi yang kuat ini, Garuda akan menghadirkan fitur-fitur unik yang memungkinkan pelanggan Indosat untuk memanfaatkannya dalam berbagai aplikasi, termasuk layanan dukungan pelanggan, pengalaman pengguna, dan pembuatan konten lintas industri.

Menurut Vikram Sinha, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Garuda akan memanfaatkan teknologi terkini untuk melestarikan Bahasa Indonesia dan dialeknya.

Sinha juga menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan mengoptimalkan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan sosial-ekonomi yang merata di Indonesia.

Garuda akan dibangun dengan menggunakan 16 miliar token bahasa Indonesia asli, yang akan membentuk pemahaman model terhadap bahasa Indonesia dan dialeknya.

Model ini akan menyajikan pengalaman pengguna yang dipersonalisasi dengan menganalisis sentimen dan memahami pola perilaku, sehingga menghasilkan pembelajaran yang fleksibel berdasarkan interaksi sebelumnya.

Versi beta model Garuda akan segera dirilis untuk pengujian oleh Indosat dan para penutur Bahasa Indonesia.

Model ini akan terus diperbaiki menggunakan teknik Reinforcement Learning from Human Feedback (RLHF) untuk memastikan keandalannya dalam percakapan.

Selain itu, use case khusus akan dikembangkan menggunakan metode Less is More for Alignment (LIMA).

Dengan kemitraan ini, Indosat Ooredoo Hutchison dan Tech Mahindra bertekad untuk menciptakan sebuah solusi inovatif yang tidak hanya akan memajukan teknologi bahasa, tetapi juga akan mendukung perkembangan ekonomi dan sosial di Indonesia.

Garuda diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam melestarikan kekayaan budaya dan bahasa Indonesia untuk generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *