TEKNOTIPS

Deteksi Aplikasi Penyedot Energi: Membongkar Misteri Pencuri Baterai di Android Anda

174
×

Deteksi Aplikasi Penyedot Energi: Membongkar Misteri Pencuri Baterai di Android Anda

Sebarkan artikel ini
Cara mengidentifikasi aplikasi yang menguras baterai di ponsel Android
Cara mengidentifikasi aplikasi yang menguras baterai di ponsel Android

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Ponsel Android adalah perangkat yang luar biasa, tetapi ada satu masalah umum yang sering kali mengganggu pengguna: daya baterai yang cepat habis.

Beberapa aplikasi dapat menjadi penyebab utama masalah ini, dan satu aplikasi saja yang rakus daya dapat menguras baterai lebih cepat dari yang diharapkan.

Jadi, bagaimana kita dapat mengatasi masalah ini jika ada banyak aplikasi “Vampire” yang menyedot daya baterai kita?

1. Memantau Penggunaan Baterai

Pertama-tama, penting untuk memantau penggunaan baterai pada ponsel Anda.

Setiap kali Anda menginstal aplikasi baru atau melakukan pembaruan sistem, itu dapat berdampak negatif pada masa pakai baterai Anda.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menghemat daya baterai, sebaiknya hindari mengunduh aplikasi dengan kapasitas besar.

Namun, seringkali sulit bagi pengguna untuk mengetahui aplikasi mana yang menjadi penyebab utama penurunan daya tahan baterai.

Untungnya, sistem operasi Android memiliki fitur yang memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi aplikasi yang menggunakan daya secara signifikan.

2. Menggunakan Fitur Penggunaan Baterai Android

Langkah selanjutnya adalah membuka fitur penggunaan baterai di ponsel Anda. Caranya sangat mudah:

  • Buka menu “Pengaturan” di ponsel Anda.
  • Gulir ke bawah dan temukan opsi “Baterai” atau “Daya Baterai.”
  • Di sana, Anda akan melihat grafik masa pakai baterai dari waktu ke waktu, bersama dengan daftar aplikasi yang menggunakan daya saat ponsel tidak dalam pengisian daya.

3. Identifikasi Aplikasi Penyedot Daya

Sekarang, Anda perlu mengidentifikasi aplikasi mana yang menggunakan daya secara signifikan. Caranya, ketuk menu tiga titik di sudut kanan atas layar dan pilih opsi “Peringatan penggunaan.”

Android akan memeriksa penggunaan baterai Anda dan memberi tahu Anda jika ada aplikasi yang menggunakan banyak daya baterai sejak pengisian daya penuh terakhir.

4. Tindakan Korektif

Setelah Anda mengidentifikasi aplikasi yang menyedot daya secara signifikan, langkah selanjutnya adalah mengambil tindakan. Anda memiliki beberapa pilihan:

  • Uninstall aplikasi tersebut jika Anda merasa tidak terlalu memerlukannya.
  • Atur pengaturan aplikasi untuk membatasi penggunaan daya, seperti mematikan notifikasi atau membatasi akses latar belakang.
  • Perbarui aplikasi tersebut jika pembaruan tersedia, karena pembaruan seringkali mengatasi masalah penggunaan daya yang berlebihan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengidentifikasi dan mengatasi aplikasi-aplikasi “Vampire” yang dapat menguras daya baterai ponsel Android Anda.

Dengan demikian, Anda dapat memperpanjang masa pakai baterai dan menjaga ponsel Anda tetap berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *