OTOMOTIF

Pabrik Isuzu Fujisawa: Mentransformasi Manufaktur dengan Robotik dan Pertukaran Pengetahuan

47
×

Pabrik Isuzu Fujisawa: Mentransformasi Manufaktur dengan Robotik dan Pertukaran Pengetahuan

Sebarkan artikel ini
Pabrik Tertua Milik Isuzu Di Fujisawa Plant Terapkan Teknologi Robotik
Pabrik Tertua Milik Isuzu Di Fujisawa Plant Terapkan Teknologi Robotik

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Isuzu menunjukkan komitmennya terhadap teknologi yang ramah lingkungan untuk masa depan dengan mengintegrasikan sistem robotik dalam proses produksi di Pabrik Fujisawa, Fujisawa-Shi, Kanagawa, Jepang.

Didirikan pada tahun 1962, Pabrik Isuzu Fujisawa memiliki sejarah panjang dalam memproduksi truk ringan, kendaraan medium-duty, dan truk berat.

Selain itu, pabrik ini juga memiliki pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) untuk menciptakan model kendaraan baru Isuzu, merangsang gagasan dan konsep untuk kendaraan komersial merek ini.

Pabrik Isuzu Fujisawa bukan hanya salah satu pabrik tertua perusahaan, tetapi juga salah satu fasilitas terpenting, yang berkontribusi pada kehadiran global Isuzu dengan memasarkan produk ke lebih dari 150 negara.

Dengan luas lahan lebih dari 100 hektar, pabrik ini mengandalkan tenaga kerja sebanyak 8.719 karyawan.

Dengan kapasitas produksi yang mencapai 300.000 unit pada tahun 2022 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 314.000 unit pada tahun 2023, pabrik ini memainkan peran kunci dalam jaringan manufaktur global Isuzu.

Dari total produksi ini, 2.500 model kendaraan diproduksi di pabrik yang dilengkapi dengan teknologi robotik.

Sebanyak 95% proses pengelasan di pabrik ini ditangani oleh robot, memastikan presisi dan efisiensi dalam tahap penting ini dalam manufaktur.

Namun, keahlian manusia, kecekatan, dan perhatian terhadap detail tetap penting selama proses perakitan dan inspeksi akhir untuk menjaga kualitas yang prima.

Pertukaran pengetahuan dan teknologi manufaktur ke pabrik-pabrik domestik Isuzu, termasuk berbagi keterampilan dan budaya kerja di antara sumber daya manusia, telah menjadi upaya berkelanjutan.

Sejak tahun 2013, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) secara konsisten mengirimkan karyawan Indonesia terpilih ke Pabrik Fujisawa untuk menyerap teknologi dan pengetahuan manufaktur.

Pengalaman yang diperoleh di Jepang diharapkan dapat merubah pola pikir dan etika kerja mereka ketika kembali ke pabrik-pabrik di Indonesia.

Erwin Sinaga, karyawan Isuzu Indonesia yang mengikuti Pelatihan On Job (OJT) di Jepang, berbagi pengalamannya.

Saat ini bekerja sebagai Petugas di departemen Planning Control Delivery (PCD) di Isuzu Indonesia, ia mengungkapkan keterkesan terhadap teknologi dan praktik manajemen di pabrik Jepang.

Ia mengatakan, “Mereka menggunakan banyak robot untuk teknologi mereka. Bahkan dalam proses pengecatan, semuanya dilakukan oleh robot, dan sistem kerja mereka sangat terorganisir.”

Pengalaman OJT selama enam bulan Erwin secara signifikan memengaruhi pola pikir dan etika kerjanya, menghasilkan perspektif baru tentang praktik manufaktur.

Demikian pula, Siswanto, karyawan Isuzu lainnya yang telah menghabiskan lima bulan di Jepang, mengakui tantangan beradaptasi dengan bahasa, tetapi merasa antusias untuk terus belajar.

Ia mengatakan, “Bahasa menjadi tantangan besar di sini. Setelah kami kembali, kami akan membawa inovasi yang terinspirasi oleh pengalaman kami di sini.”

Tujuan dari transfer teknologi ini adalah memberikan contoh nyata dan memberikan wawasan praktis kepada karyawan Isuzu Indonesia dalam mengimplementasikan praktik manufaktur yang canggih dalam operasi domestik mereka.

Kolaborasi antara jaringan fasilitas global Isuzu tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga menciptakan budaya perbaikan dan inovasi yang berkelanjutan dalam perusahaan.

Pabrik Isuzu Fujisawa menjadi panutan dalam kemajuan teknologi dan pertukaran pengetahuan dalam industri otomotif, memimpin jalan untuk praktik manufaktur yang berkelanjutan dan efisien.