OTOMOTIF

Mitsubishi Xpander Hybrid: Efisiensi Konsumsi BBM Unggul yang Ditawarkan

26
×

Mitsubishi Xpander Hybrid: Efisiensi Konsumsi BBM Unggul yang Ditawarkan

Sebarkan artikel ini
Spesifikasi Mitsubishi Xpander Hybrid Tawarkan Konsumsi BBM Lebih Irit
Spesifikasi Mitsubishi Xpander Hybrid Tawarkan Konsumsi BBM Lebih Irit

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Mitsubishi Xpander HEV, atau yang lebih dikenal sebagai Xpander Hybrid, telah resmi meluncur di Thailand dengan spesifikasi yang berbeda dari model Xpander konvensional yang menggunakan mesin bensin.

Mari kita telusuri detailnya karena ada kemungkinan mobil ini akan segera hadir juga di Indonesia.

Hybrid Electric Vehicle (HEV) merupakan salah satu bentuk dari sistem elektrifikasi yang diterapkan pada kendaraan bermotor.

Prinsip dasarnya adalah menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor elektrik untuk memberikan tenaga pada mobil.

Xpander menjadi salah satu pionir dalam menerapkan sistem HEV pada Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), dengan teknologi yang lebih canggih daripada model sejenis seperti Suzuki Ertiga atau XL7 yang hanya memiliki teknologi mild hybrid.

Varian dan Harga Mitsubishi Xpander Hybrid

Thailand menjadi negara pertama yang menjual Xpander hybrid, didorong oleh regulasi pemerintah yang mendukung penggunaan mobil hybrid.

Xpander hybrid tidak hanya hadir dalam versi standar, tetapi juga dalam versi Xpander Cross.

Harga Xpander hybrid di Thailand adalah sekitar 933 ribu baht atau setara dengan Rp414,2 jutaan, sedangkan Xpander Cross hybrid dijual seharga 961 ribu baht atau sekitar Rp426,6 jutaan.

Harga tersebut sedikit lebih tinggi dari model bensinnya, meskipun selisihnya cukup tipis.

Spesifikasi Mesin Xpander Hybrid 2024

Spesifikasi mesin Xpander Hybrid menjadi sorotan sebelum peluncurannya resmi pada awal Februari 2024.

Xpander hybrid menggunakan mesin berkapasitas 1.600 cc DOHC MIVEC, yang didukung oleh motor elektrik dan baterai lithium.

Meskipun memiliki kapasitas mesin yang lebih besar, konsumsi bahan bakar Xpander Hybrid justru lebih irit.

Hal ini karena mesin menggunakan siklus Atkinson Cycle dan lebih sering berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai.

Saat mobil berjalan pada kecepatan rendah, tenaganya akan didorong oleh motor listrik seperti mobil listrik pada umumnya. Mode hybrid baru akan aktif saat mobil memerlukan akselerasi atau melewati tanjakan.

Dalam mode ini, baik motor listrik maupun mesin pembakaran internal bekerja bersama-sama untuk menggerakkan roda.

Sistem hybrid Xpander juga memiliki kemampuan untuk mengubah energi kinetik saat pengereman menjadi energi listrik yang disimpan kembali ke dalam baterai.

Mitsubishi menyebut sistem hybrid Xpander dengan nama e:Motion.

Eksterior Xpander Hybrid

Xpander Hybrid memiliki tampilan eksterior yang serupa dengan model bensinnya, dengan sentuhan tambahan seperti emblem HEV di gril depan dan bagasi, serta emblem HYBRID EV di dekat pintu depan.

Warna eksterior baru yang diperkenalkan untuk Xpander Hybrid adalah White Diamond, yang sesuai dengan teknologi hybridnya.

Selain itu, Xpander Hybrid juga mendapatkan aksen berwarna biru pada body kit dan peleknya.

Interior Kabin dengan Peredaman Suara Lebih Baik

Penggunaan sistem HEV pada Xpander meningkatkan kenyamanan di dalam kabin, terutama karena mobil dapat berjalan dengan lebih senyap saat menggunakan tenaga listrik.

Mitsubishi juga meningkatkan peredaman suara di dalam kabin Xpander Hybrid untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.

Interior kabin dilengkapi dengan fitur-fitur modern seperti head unit 9 inci yang mendukung Apple Carplay dan Android Auto, AC digital dengan filtrasi udara, lingkar setir berbalut bahan kulit, panel instrumen digital 8 inci, dan tuas transmisi electric shift.

Fitur keselamatan aktif juga meliputi active yaw control, hill start assist, stability control, traction control, dan lainnya.

Kesimpulan

Setelah sekian lama menjadi rumor, kehadiran Xpander Hybrid akhirnya menjadi kenyataan. Walaupun diluncurkan terlebih dahulu di Thailand, bukan di Indonesia, hal ini dipahami karena regulasi pemerintah Thailand yang lebih mendukung penjualan mobil hybrid.

Meskipun memiliki tampilan yang sama dengan model bensin, Xpander Hybrid memiliki spesifikasi mesin yang berbeda, dengan kemampuan melaju menggunakan tenaga listrik pada kecepatan rendah, yang meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bahan bakar.