OTOMOTIF

Inovasi Baterai Lokal: Apakah Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Mengalami Penurunan?

98
×

Inovasi Baterai Lokal: Apakah Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Mengalami Penurunan?

Sebarkan artikel ini
Inovasi Baterai Lokal Apakah Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Mengalami Penurunan
Inovasi Baterai Lokal Apakah Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Mengalami Penurunan

Media90 – Mulai tahun depan, Hyundai Motor Group akan mengadopsi baterai lokal untuk mobil listriknya yang dipasarkan di Indonesia.

Hal ini dapat berpotensi menurunkan harga mobil listrik Hyundai. PT Hyundai Energi Indonesia (HEI) sedang membangun pabrik battery pack di Cikarang, Jawa Barat, dengan rencana produksi massal dimulai pada paruh pertama 2024.

Dalam upaya memenuhi pasokan baterai, baterai yang diproduksi di pabrik tersebut akan disalurkan ke pabrik perakitan mobil Hyundai yang dioperasikan oleh PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI).

Saat ini, untuk mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang diproduksi secara lokal, baterai masih diimpor dari luar Indonesia.

Kehadiran pabrik battery pack yang didukung oleh PT HLI Green Power sebagai produsen sel baterai, berpotensi memberikan dampak positif terhadap harga mobil listrik Hyundai buatan lokal.

Chang Oug Hong, Direktur Utama HEI, menyatakan bahwa dengan adanya value chain di Indonesia, harga mobil listrik Hyundai dapat turun.

Namun, Chang Oug Hong tidak dapat memastikan persentase penurunan harga mobil listrik Hyundai yang akan terjadi.

Karena pabrik masih dalam tahap pembangunan dan belum beroperasi secara penuh, informasi lebih rinci akan diberikan pada tahun depan.

Apakah Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Mengalami Penurunan
Apakah Harga Mobil Listrik Hyundai Akan Mengalami Penurunan

Proyek pembangunan pabrik battery pack Hyundai ini membutuhkan investasi yang signifikan, sekitar 60 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp900 miliar.

Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang dari Hyundai sebagai perusahaan global untuk memastikan kelancaran rantai pasok kendaraan listrik.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi awal sebesar 21.000 unit Battery System Assembly (BSA), yang kemudian akan ditingkatkan menjadi 56.000 BSA pada tahun depan.

Pabrik HEI saat ini memiliki kapasitas produksi 1,4 GWh dengan dua lini produksi modul dan satu lini produksi BSA, namun akan ditambah dengan satu lini modul dan dua lini BSA untuk mencapai kapasitas produksi 3,6 GWh, dengan total kapasitas mencapai 5 GWh di masa depan.

Dengan beroperasinya pabrik battery pack Hyundai yang memproduksi baterai lokal, prospek penurunan harga mobil listrik Hyundai di Indonesia semakin terbuka lebar.

Hal ini akan memperkuat industri mobil listrik dalam negeri dan mendorong adopsi kendaraan berbasis listrik yang lebih luas di tanah air.