BERITA

Universitas Teknokrat Indonesia Membantu Pengembangan PKM di SMK Negeri 7 Bandar Lampung Melalui Program Binaan

211
×

Universitas Teknokrat Indonesia Membantu Pengembangan PKM di SMK Negeri 7 Bandar Lampung Melalui Program Binaan

Sebarkan artikel ini
Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM di Sekolah Binaan di SMK Negeri 7 Bandar Lampung
Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM di Sekolah Binaan di SMK Negeri 7 Bandar Lampung

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Kamis, 23 Februari 2023, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) telah mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang berfokus pada pelatihan Game for Education di SMK Negeri 7, Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa/i di sekolah tersebut melalui pengembangan game edukatif menggunakan aplikasi Construct 2.

Tim PKM dari Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Hijau Sang Juara dipimpin oleh Suaidah, M.Kom, seorang dosen berpengalaman.

Tim ini juga terdiri dari anggota-anggota lainnya, seperti Ade Surahman, M.Kom., Permata, M.Si, dan Rahmad Dedi Gunawan, M.Kom, yang semuanya merupakan dosen di Universitas Teknokrat Indonesia.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim dosen didampingi oleh mahasiswa dari program studi S1 Informatika dan S1 Sistem Informasi, termasuk di antaranya Mico Fahrizal, Fikih Yuhada Sena, dan Rido Febryansyah.

Para mahasiswa ini merupakan individu-individu berprestasi yang telah dipersiapkan untuk berperan sebagai kader dalam berbagai program PKM dan kegiatan lainnya.

Tujuan dari pelatihan Game for Education ini adalah untuk membantu para peserta, yang merupakan siswa/i SMK Negeri 7 Bandar Lampung, memahami konsep dan teori di balik pengembangan game edukatif.

Selain itu, mereka juga diberikan keterampilan teknis yang diperlukan dalam proses pengembangan dan implementasi game.

Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan pembelajaran melalui game telah meraih popularitas yang signifikan di seluruh dunia.

Pendekatan ini terbukti dapat meningkatkan minat belajar, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.

Program pelatihan Game for Education ini dirancang untuk membantu peserta memahami cara merancang game yang efektif dan menarik dalam konteks pembelajaran.

Para peserta juga diajarkan bagaimana mengukur hasil belajar siswa melalui game yang dikembangkan.

Materi pelatihan mencakup berbagai topik, mulai dari desain game, teknik pengembangan, hingga penilaian hasil belajar.

Kegiatan pelatihan ini berhasil dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Hijau Sang Juara dengan menggunakan aplikasi Construct 2.

Ade Surahman, M.Kom., salah satu anggota tim dosen, memberikan panduan dan arahan kepada peserta terkait penggunaan Construct 2 sebagai alat untuk mengembangkan game edukatif.

Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang diberikan, dan mereka menyadari manfaat besar dari pelatihan ini dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam pengembangan game edukatif.

Salah satu keunggulan dalam menggunakan Construct 2 adalah kemudahan aksesibilitasnya bagi non-programmer.

Aplikasi ini menyediakan fitur drag and drop serta sistem logika berbasis behavior yang memungkinkan pembuatan game menjadi lebih mudah.

“Setelah menyelesaikan praktek game for education ini, siswa/i diharapkan dapat mengerti konsep dalam membuat game dan meningkatkan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Construct 2,” ungkap Ade Surahman, M.Kom.

Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., M.M, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, menekankan bahwa kegiatan PKM ini adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain dari fungsi pengajaran dan penelitian.

Ia menyatakan, “Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mendukung dan mendorong para dosen serta mahasiswa dalam menyebarkan pengetahuan dan IPTEKS kepada masyarakat.”

Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia telah memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pendidikan di SMK Negeri 7 Bandar Lampung dan membuka jalan bagi integrasi teknologi pendidikan yang lebih baik melalui pengembangan game edukatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *