BERITA

Unila Menerima Alat Medis dari Indonesia Resident Mission sebagai Donasi Kemanusiaan

23
×

Unila Menerima Alat Medis dari Indonesia Resident Mission sebagai Donasi Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Unila Terima Donasi Alat Medis dari Indonesia Resident Mission
Unila Terima Donasi Alat Medis dari Indonesia Resident Mission

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Universitas Lampung (Unila) telah menerima donasi berupa peralatan medis yang berasal dari Indonesia Resident Mission (ADB), dalam rangka meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan di kampus.

Penyerahan langsung dilakukan di kantor ADB yang terletak di Lantai 11 The Plaza Office Tower, Jalan M.H. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta Pusat pada Rabu (27/3/2024).

Acara serah terima tersebut dihadiri oleh Deputi Country Director Indonesia Resident Mission (ADB), Renadi Budiman, dan Senior Project Officer (Education) ADB, Sutarum Wiryono.

Mereka menyerahkan peralatan medis kepada Wakil Rektor PKTIK Unila, Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., yang didampingi oleh Kepala Klinik Unila, dr. Tri Umiana M.Biomed.

Dr. Tri Umiana menyatakan bahwa Unila merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang menerima bantuan peralatan medis dari ADB.

Peralatan ini direncanakan akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan di Klinik Unila, baik untuk sivitas akademika Unila maupun masyarakat sekitar.

“Kami akan memanfaatkan peralatan ini secara optimal untuk meningkatkan layanan kesehatan di Klinik Unila, tidak hanya bagi anggota akademik tetapi juga masyarakat sekitar,” kata dr. Tri Umiana.

Beberapa peralatan medis yang diserahkan oleh ADB antara lain Oxygen Tank (termasuk regulator), Oxygen Concentrator Protective Case, Medical Oxygen Concentrator JAY-10, Hyundai Portable Digital Inverter HDG 2880diN Generator 2kw, Hazmat Personal Protective Equipment (PPE), dan Eyes Goggle PPE.

Asian Development Bank (ADB) didirikan sejak tahun 1966 dan memiliki 68 negara anggota, di mana 49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik.

ADB memiliki komitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memajukan kawasan Asia dan Pasifik menjadi daerah yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus berupaya dalam memerangi kemiskinan ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *