BERITA

Transformasi Pendidikan dengan Keahlian AI: Rektor UTI Dr. Nasrullah Yusuf Berbagi Pengalaman di Universitas Majalengka

44
×

Transformasi Pendidikan dengan Keahlian AI: Rektor UTI Dr. Nasrullah Yusuf Berbagi Pengalaman di Universitas Majalengka

Sebarkan artikel ini
Pemanfaatan Teknologi AI untuk Pendidikan, Rektor UTI Dr. Nasrullah Yusuf Jadi Pembicara di Universitas Majalengka
Pemanfaatan Teknologi AI untuk Pendidikan, Rektor UTI Dr. Nasrullah Yusuf Jadi Pembicara di Universitas Majalengka

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A, tampil sebagai pembicara utama dalam Seminar Nasional yang diadakan di Universitas Majalengka pada Rabu (1/11/2023).

Acara ini menarik perhatian banyak peserta yang hadir baik secara daring maupun luring di Auditorium Universitas Majalengka, dengan sekitar 400 peserta dan 50 pemakalah.

Selain Dr. Nasrullah, seminar ini juga menampilkan narasumber-narasumber hebat lainnya, termasuk Agus Suratman, S, KM., M, Si (Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia) serta Prof. Dr. Ir. H Sutarman, M.Sc., IPU (Guru Besar Universitas Pasundan Bandung).

Mereka membahas beragam topik penting terkait kemajuan pendidikan dan teknologi di era modern.

Dalam paparannya, Dr. Nasrullah membawakan topik menarik tentang “Menggali Kreativitas Tanpa Batas dengan Generative Artificial Intelligence (AI) dalam Pendidikan.”

Dalam era di mana teknologi semakin mendominasi, konsep ini membawa harapan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pengembangan teknologi AI.

Dalam pembahasannya, Dr. Nasrullah menjelaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) adalah kemampuan komputer atau sistem komputer untuk melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.

AI merujuk pada program komputer yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia, termasuk kemampuan pengambilan keputusan, logika, dan karakteristik kecerdasan lainnya.

Selain itu, Dr. Nasrullah juga mengemukakan beberapa kelebihan AI, seperti kemampuan analitik, peningkatan efisiensi dan produktivitas, otomatisasi, pengambilan keputusan yang objektif, dan inovasi baru.

Namun, ia juga tidak lupa untuk menyoroti kekurangan AI, seperti ketergantungan pada data, risiko keamanan dan privasi, serta potensi penggantian pekerjaan manusia.

Rektor menggarisbawahi bahwa AI dapat memiliki dampak besar dalam dunia pendidikan, seperti pembuatan materi pembelajaran yang inovatif, pengembangan kreativitas dosen, tutor virtual yang interaktif, pengajaran bahasa asing yang lebih efektif, dan banyak lagi.

Selama paparannya, Dr. Nasrullah juga membagikan sejumlah prestasi dan penghargaan yang telah diraih oleh Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dalam beberapa tahun terakhir.

Semua ini menjadi bukti komitmen UTI untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan yang semakin canggih dan bertransformasi.