BERITA

Tragis! Petani di Sudimoro Semaka Tanggamus Meninggal di Bawah Pohon Bambu, Diduga Akibat Sakit

197
×

Tragis! Petani di Sudimoro Semaka Tanggamus Meninggal di Bawah Pohon Bambu, Diduga Akibat Sakit

Sebarkan artikel ini
Diduga Sakit, Petani di Sudimoro Semaka Tanggamus Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon Bambu
Diduga Sakit, Petani di Sudimoro Semaka Tanggamus Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon Bambu

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pekon Sudimoro Bangun, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, diguncang berita duka pada Minggu (10/12/2023) petang.

Seorang petani setia, Wagiman (68), ditemukan meninggal dunia di bawah pohon bambu dekat sungai Way Semaka. Kapolsek Semaka, Iptu Lusiyanto, S.H, mengungkapkan kronologi kejadian yang menyayat hati.

Informasi pertama kali diterima oleh pihak berwajib, dan setelah mendapat kabar tersebut, pihak kepolisian bersama warga segera bergerak cepat untuk melakukan identifikasi dan evakuasi jenazah.

“Kami menemukan jenazah Wagiman di dekat sungai Way Semaka, Pekon Sudimoro Induk, sekitar pukul 18.30 WIB,” ujar Iptu Lusiyanto, yang mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra.

Dalam pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka atau tanda penganiayaan pada tubuh Wagiman. Tim medis juga mencatat bahwa nadi tidak teraba, tidak ada tanda-tanda nafas, dan tubuh sudah mulai kaku.

“Kemungkinan besar, Wagiman meninggal di tempat akibat sakit,” jelas Kapolsek Semaka.

Keluarga Wagiman mengungkapkan bahwa pada siang hari sekitar pukul 10.00 WIB, Wagiman terakhir kali terlihat beraktivitas di sekitar sungai Semaka dekat rumahnya.

Namun, kekhawatiran muncul ketika hingga pukul 18.00 WIB, Wagiman belum juga kembali pulang. Keluarga yang gelisah segera memulai pencarian.

Dalam waktu singkat, mereka menemukan Wagiman tak bergerak dan tubuhnya sudah kaku di bawah pohon bambu dekat sungai Way Semaka Pekon Sudimoro.

Keluarga segera meminta bantuan warga untuk evakuasi mayat dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala pekon, yang kemudian diteruskan ke Polsek Semaka.

Menurut Iptu Lusiyanto, keluarga menyampaikan bahwa Wagiman memiliki riwayat penyakit asma dan sering merasa lemas saat beraktivitas berlebihan.

“Keluarga menerima kepergian Wagiman dengan lapang dada. Proses pemakaman dijadwalkan pada hari Senin, 11 Desember 2023,” tambah Kapolsek Semaka.

Kepergian Wagiman meninggalkan duka mendalam di Pekon Sudimoro Bangun. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *