BERITA

Tanggamus Menyaksikan Tragedi: Longsor di Ulu Belu, Ayah Selamat, Anak Tertimbun, Tim SAR Beraksi

84
×

Tanggamus Menyaksikan Tragedi: Longsor di Ulu Belu, Ayah Selamat, Anak Tertimbun, Tim SAR Beraksi

Sebarkan artikel ini
Rumah Tertimbun Longsor di Ulu Belu Tanggamus, Ayah Selamat, Anak Tertimbun dan Dicari Tim SAR
Rumah Tertimbun Longsor di Ulu Belu Tanggamus, Ayah Selamat, Anak Tertimbun dan Dicari Tim SAR

Media90 – Tim SAR gabungan tengah berupaya dengan segala daya untuk menemukan seorang warga Pekon Air Abang, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus yang tertimbun longsor pada Sabtu (25/5/2024).

Kejadian tragis ini berawal dari longsor yang terjadi pada Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 22.00 WIB di perkebunan Saung Naga Pekon Air Abang. Longsor tersebut disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi.

Satu rumah, berupa gubuk, yang berisi dua orang, menjadi korban dari longsor tersebut. Salah satunya adalah Sabra (57), yang berhasil ditemukan selamat namun mengalami luka berat.

Saat ini, Sabra sedang dirawat di Puskesmas Pulau Panggung. Sedangkan Bisdiansyah (30), anak dari Sabra, masih dalam pencarian hingga saat ini.

Basarnas Lampung segera merespons kejadian ini dengan mengerahkan satu Tim Kantor SAR Lampung dan satu Tim Pos SAR Tanggamus untuk melakukan operasi SAR.

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, menjelaskan bahwa tim tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 21.08 WIB.

“Dalam upaya pencarian, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan, termasuk Polsek Pulau Panggung, BPBD Tanggamus, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Camat Pulau Panggung, aparat Pekon Srimanganten, warga setempat, dan pihak keluarga,” kata Deden.

Mereka juga telah merencanakan pencarian yang akan dilaksanakan pada Minggu (26/5/2024) pagi, mengingat kondisi malam yang tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian.

Pagi ini, tim melakukan briefing dan membagi Worksite menjadi dua bagian, yaitu Worksite I dan Worksite II.

Worksite I memiliki area pencarian sekitar 6.281 meter persegi, sementara Worksite II memiliki area sekitar 6.156 meter persegi.

“Pencarian dilaksanakan dengan metode manual dan menggunakan alkon, mengingat akses menuju lokasi tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan roda empat. Kami berharap cuaca hari ini mendukung sehingga pencarian dapat dilakukan secara maksimal dan korban segera ditemukan,” ujar Deden.

Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian korban longsor ini, sembari berharap agar korban yang masih tertimbun dapat segera ditemukan dengan selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *