BERITA

Survei Menunjukkan Publik Lebih Mempercayai TNI Daripada Polisi dan Bahkan Presiden, Apa Sebabnya?

89
×

Survei Menunjukkan Publik Lebih Mempercayai TNI Daripada Polisi dan Bahkan Presiden, Apa Sebabnya?

Sebarkan artikel ini
Survei Menunjukkan Publik Lebih Mempercayai TNI Daripada Polisi dan Bahkan Presiden, Apa Sebabnya
Survei Menunjukkan Publik Lebih Mempercayai TNI Daripada Polisi dan Bahkan Presiden, Apa Sebabnya

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei terbarunya pada bulan Juni 2023, yang menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap TNI (Tentara Nasional Indonesia) mencapai 95,8%.

Angka ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan lembaga negara lainnya, termasuk Presiden dan DPR.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap TNI salah satunya disebabkan oleh kemampuan mereka dalam menjauhkan diri dari urusan politik praktis.

“TNI sekali lagi menjadi yang paling dipercaya oleh publik. Salah satu temuan kami adalah bahwa TNI berhasil menarik diri dari urusan politik praktis,” ungkap Burhanuddin pada Minggu (2/7/2023).

Lebih lanjut, Burhanuddin menjelaskan bahwa dari persentase kepercayaan publik sebesar 95,8%, sekitar 23,5% responden menyatakan sangat percaya pada TNI, sementara 72,3% menyatakan cukup percaya.

Burhanuddin juga menyebutkan bahwa pada awal era reformasi, TNI mengalami penurunan kepercayaan publik yang signifikan.

Namun, dengan berjalannya waktu dan dilakukannya reformasi militer, kepercayaan publik terhadap TNI semakin meningkat karena mereka tidak lagi terlibat dalam urusan sehari-hari publik.

Dalam survei tersebut, Presiden menduduki posisi kedua dengan tingkat kepercayaan publik sebesar 92,8%.

Diikuti oleh Kejaksaan Agung RI di posisi ketiga dengan tingkat kepercayaan sebesar 81,2%.

Polri berada di posisi keempat dengan tingkat kepercayaan sebesar 76,4%, yang sedikit mengungguli KPK yang hanya memperoleh tingkat kepercayaan sebesar 75,7%.

Kemudian, pada posisi berikutnya terdapat MPR (73,8%), DPD (73,3%), DPR (68,5%), dan Partai Politik dengan tingkat kepercayaan publik yang paling rendah sebesar 65,3%.

Survei ini dilakukan oleh Indikator Politik pada tanggal 20-24 Juni 2023 dengan melibatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka.

Metode pemilihan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error survei sebesar +/- 2,9% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Selain itu, Indikator Politik juga mencatat bahwa terdapat tren peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri.

Bahkan, pada saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sedikit mengungguli KPK. Menurut Burhanuddin Muhtadi, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 76,4%.

“Kepercayaan publik terhadap Polri sedikit mengungguli KPK,” ujar Burhanuddin kepada wartawan pada Minggu (2/7/2023).

Burhanuddin menjelaskan bahwa tren peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri terjadi setelah mengalami penurunan akibat kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.

Meskipun demikian, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri saat ini hanya terpaut 4% dari tingkat tertinggi yang pernah dicapai pada bulan November 2021.

“Saat ini mencapai 76%, hanya terpaut 4% untuk kembali ke performa terbaik mereka pada bulan November 2021,” tambah Burhanuddin.