BERITA

Rumah Sakit Hewan Rujukan Provinsi Lampung Mengatasi Kendala Anggaran, Target Rampung Tahun 2025

33
×

Rumah Sakit Hewan Rujukan Provinsi Lampung Mengatasi Kendala Anggaran, Target Rampung Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Sempat Terkendala Anggaran, Rumah Sakit Hewan Rujukan Provinsi Lampung Ditarget Rampung 2025
Sempat Terkendala Anggaran, Rumah Sakit Hewan Rujukan Provinsi Lampung Ditarget Rampung 2025

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah menetapkan target selesainya pembangunan rumah sakit hewan pada tahun 2025.

Kepala UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, dan Laboratorium Pakan Provinsi Lampung, Christin Septriansyah, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, telah berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

“Sebenarnya pembangunan sudah dilaksanakan sejak 2023, tapi sempat terkendala anggaran,” ungkap Christin Septriansyah pada Jumat (3/5/2024).

Dia menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit hewan milik Pemerintah Provinsi Lampung telah ditargetkan selesai pada tahun 2025 untuk melengkapi layanan kesehatan hewan di daerah tersebut.

“Tahun ini memang tidak dianggarkan, tapi pada APBD Perubahan akan diusahakan. Sebab pembangunan ini menggunakan skema multiyears. Jadi nanti pada 2025 setelah tahap akhir pembangunan dilakukan, bisa langsung diresmikan,” katanya.

Christin mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan rumah sakit hewan Lampung tersebut sekitar Rp8 miliar, dengan yang telah dianggarkan sebesar Rp1,8 miliar, sehingga masih kekurangan anggaran dalam proses pembangunannya.

“Rumah sakit hewan Provinsi Lampung ini memang bukan rumah sakit hewan pertama, melainkan rumah sakit rujukan. Jadi dari klinik atau rumah sakit hewan yang ada di Kota Metro dan kabupaten bisa langsung dibawa ke sini untuk mendapatkan pelayanan lanjutan,” ujarnya.

Dengan dilanjutkannya proses pembangunan rumah sakit hewan tersebut, Christin berharap pelayanan kesehatan hewan di Lampung dapat berjalan dengan baik.

“Untuk tetap menjaga kesehatan hewan, di kegiatan tertentu kami melakukan pelayanan secara gratis bagi masyarakat, seperti kemarin sudah dilakukan pengobatan, vaksinasi, dan pemberian vitamin secara gratis ke hewan peliharaan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, katanya, terlayani sebanyak 180 hewan peliharaan dari target 150 hewan. “Layanan kesehatan hewan dilakukan pada hari Senin-Jumat.

Kalau rumah sakit hewan sudah bisa terbangun, maka bisa mempermudah layanan kesehatan hewan karena kalau di sini ruangannya cukup sempit dan cukup rentan terjadi penularan penyakit antara manusia dengan hewan, karena ruang administrasi bercampur dengan ruang tindakan,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *