BERITA

Polisi Adakan Kejuaraan Drag Race Resmi untuk Hapuskan Balap Liar di Tulang Bawang, Generasi Muda Antusias

21
×

Polisi Adakan Kejuaraan Drag Race Resmi untuk Hapuskan Balap Liar di Tulang Bawang, Generasi Muda Antusias

Sebarkan artikel ini
Hapuskan Balap Liar, Polisi Fasilitasi Kejuaraan Drag Race Resmi ke Generasi Muda di Tulang Bawang
Hapuskan Balap Liar, Polisi Fasilitasi Kejuaraan Drag Race Resmi ke Generasi Muda di Tulang Bawang

Media90 – Polres Tulang Bawang, Lampung, telah memfasilitasi sejumlah pemuda untuk mengikuti kejuaraan balap bertajuk Street Fun Race Bhayangkara Presisi 2024.

Kejuaraan ini diadakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78 yang akan berlangsung pada Sabtu, 22 Juni 2024, di Sirkuit Non Permanen, Pusat Olahraga Tiuh Tohou, Menggala, Tulang Bawang.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari konsep Problem Oriented Policing (POP) atau pemolisian yang berorientasi pada penyelesaian masalah. Tujuan utama dari event ini adalah untuk mengatasi permasalahan balap liar di wilayah Tulang Bawang.

“Jadi kami memfasilitasi para pembalap yang merupakan generasi muda, dengan mengadakan even Street Fun Race Bhayangkara Presisi 2024, sebagai sarana untuk ajang balapan dengan tujuan agar tidak terjadi aksi balap liar di kemudian hari,” kata AKBP James H Hutajulu.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Tulang Bawang Lantik Sekda dan Pejabat Tinggi Pratama, Ini Daftar Nama-Namanya

Street Fun Race Bhayangkara Presisi 2024 adalah ajang balap pertama dan terbesar di Tulang Bawang, yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung.

Kejuaraan ini mempertandingkan sembilan kelas dengan total 310 peserta yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Tulang Bawang, Mesuji, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, dan Pringsewu.

Berikut adalah rincian peserta untuk masing-masing kelas:

  • Kelas Bracket 9 detik: 74 peserta
  • Kelas Bracket 9,5 detik: 64 peserta
  • Kelas Bracket 10 detik: 57 peserta
  • Kelas Bracket 10,5 detik: 27 peserta
  • Kelas BBK 2T SD 130 CC Non Pembalap: 7 peserta
  • Kelas BBK/Metic 4T SD 185 CC Non Pembalap: 17 peserta
  • Kelas Sport 2T SD 155 CC Non Pembalap: 11 peserta
  • Kelas RX King 140 CC Non Pembalap: 6 peserta
  • Kelas Free For All (FFA) 4T SD 300 CC: 47 peserta
Baca Juga:  Tragedi Hilangnya Nenek Pikun Saminem: 21 Hari Mencari Berakhir Tragis di Kanal Gedung Aji Baru Tulang Bawang

Selain menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobi mereka, event ini juga bertujuan untuk membantu kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di Tulang Bawang.

Kapolres berharap agar pihak Pemkab Tulang Bawang dapat membuat sirkuit permanen sehingga tidak akan ada lagi aksi balap liar.

Dengan adanya sirkuit permanen, diharapkan juga dapat mencetak para atlet muda di ajang balap motor yang dapat membawa nama Tulang Bawang menjadi lebih maju dan unggul serta mampu bersaing di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *