BERITA

Pemeriksaan Urin Narkoba di Lapas Kalianda: Temuan Mengejutkan dari Puluhan Napi

37
×

Pemeriksaan Urin Narkoba di Lapas Kalianda: Temuan Mengejutkan dari Puluhan Napi

Sebarkan artikel ini
Puluhan Napi Lapas Kalianda Disidak Tes Urin Narkoba, ini Hasilnya
Puluhan Napi Lapas Kalianda Disidak Tes Urin Narkoba, ini Hasilnya

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Lampung, R.B. Danang Yudiawan, bersama timnya, melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) malam di Lapas Kelas IIA Kalianda.

Inspeksi tersebut mencakup pelaksanaan tes urin narkoba secara acak terhadap 77 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pimpinan Lapas Kalianda, Mohamad Maolana, menyatakan bahwa Sidak yang melibatkan pengujian urin untuk jenis narkoba tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, hasil tes urin menunjukkan hasil negatif untuk semua WBP yang menjalani pemeriksaan. Semoga Lapas Kalianda senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” ucap Mohamad Maulana.

Sebelum pelaksanaan kegiatan ini, petugas Lapas Kalianda juga melakukan penggeledahan di sejumlah blok hunian.

Pendekatan yang diambil dalam penggeledahan tersebut bersifat humanis dan menggunakan metode persuasif yang efektif.

Langkah-langkah preventif semacam ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keamanan dan pengendalian di dalam Lapas.

Dengan mengimplementasikan pemeriksaan mendadak dan tes urin secara acak, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dari penyalahgunaan narkoba di antara WBP.

R.B. Danang Yudiawan menekankan pentingnya upaya pencegahan ini sebagai langkah proaktif untuk menjaga integritas Lapas.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas dan menjaga keamanan di dalam lembaga ini. Inspeksi mendadak seperti ini adalah salah satu cara kami untuk memastikan bahwa aturan-aturan yang telah ditetapkan dijalankan dengan baik,” tambahnya.

Dengan hasil tes urin yang memuaskan, Lapas Kalianda diharapkan dapat terus menjadi lembaga pemasyarakatan yang berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi pembinaan WBP.

Upaya-upaya seperti ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalamnya.