OTOMOTIF

Toyota Mengamankan Investasi Baru Rp35 Triliun untuk Pengembangan Baterai EV

100
×

Toyota Mengamankan Investasi Baru Rp35 Triliun untuk Pengembangan Baterai EV

Sebarkan artikel ini
Toyota Mengamankan Investasi Baru Rp35 Triliun untuk Pengembangan Baterai EV
Toyota Mengamankan Investasi Baru Rp35 Triliun untuk Pengembangan Baterai EV

Media90 – Pemerintah Jepang telah mengumumkan rencananya untuk memberikan subsidi sebesar 841 juta dolar AS atau setara dengan Rp35 triliun kepada Toyota dalam rangka meningkatkan investasi produksi baterai kendaraan listrik.

Menteri Perindustrian Jepang, Yasutoshi Nishimura, mengungkapkan hal ini dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh Reuters pada Jumat (16/6/2023).

Toyota, salah satu produsen otomotif terkemuka di dunia, akan segera merancang ulang pabriknya guna mengimplementasikan investasi ini.

Diharapkan bahwa subsidi ini akan membantu Toyota merebut pangsa pasar yang besar dan mendorong pertumbuhan kendaraan elektrifikasi dengan lebih cepat.

Dalam wawancaranya dengan Reuters, Nishimura menyampaikan, “Seiring dengan persaingan internasional yang semakin intensif dalam industri baterai, persaingan dalam hal investasi modal juga semakin ketat.”

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya investasi ini bagi Toyota dalam menjaga daya saingnya di pasar global.

Investasi yang besar ini yang diberikan oleh Pemerintah Jepang kepada Toyota diharapkan dapat memperkuat rantai pasokan baterai.

Nishimura menjelaskan, “Investasi besar-besaran ini diharapkan dapat secara signifikan memperkuat rantai pasokan baterai yang ada di Jepang.”

Pemerintah Jepang sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk memproduksi baterai secara massal, dengan rencana awal untuk memulai produksi pada tahun 2026.

Jepang telah menetapkan baterai sebagai salah satu cadangan energi, termasuk baterai mobil listrik.

Dalam skema subsidi ini, Pemerintah Jepang akan menanggung sekitar 117,8 miliar Yen (sekitar Rp12,3 triliun) atau lebih dari sepertiga dari total investasi yang akan dialokasikan ke Toyota.

Investasi ini akan difokuskan pada pengembangan baterai solid-state generasi baru dan lithium iron phosphate.

Subsidi dari Pemerintah Jepang ini akan diberikan kepada Toyota serta tiga perusahaan lainnya yang akan bekerja sama, termasuk Toyota Industries.

Investasi ini juga akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi tahunan di Jepang dengan target mencapai 45 gigawatt-hour (GWh).

Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Jepang untuk mencapai kapasitas produksi domestik sebesar 150 GWh pada tahun 2030 mendatang.

Dengan adanya subsidi ini, diharapkan industri baterai di Jepang akan semakin maju dan berkontribusi dalam pengembangan kendaraan listrik yang ramah lingkungan.