BERITA

Tinjauan Zona Integritas: Inspektorat Kemendikbudristek Mulai Pantau Fakultas Pertanian Unila

84
×

Tinjauan Zona Integritas: Inspektorat Kemendikbudristek Mulai Pantau Fakultas Pertanian Unila

Sebarkan artikel ini
Siap Jadi Zona Integritas, Inspektorat Kemendikbudristek Mulai Monitoring Fakultas Pertanian Unila
Siap Jadi Zona Integritas, Inspektorat Kemendikbudristek Mulai Monitoring Fakultas Pertanian Unila

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) telah menjadi tuan rumah bagi tim monitoring dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menandai langkah penting dalam perjalanan menuju kawasan pembangunan zona integritas yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih.

Kunjungan tersebut berlangsung pada Senin (22/4/2024), mencerminkan komitmen kuat Unila untuk meraih status wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

Tim monitoring dari Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, yang terdiri dari Siti Rohimah, Elhida Mardiati, dan Nurma Noviana, disambut hangat oleh para pejabat universitas.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., serta Dekan Fakultas Pertanian Unila, Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P., bersama jajaran pimpinan fakultas, turut hadir dalam penyambutan tersebut.

Fakultas Pertanian Unila, sebagai salah satu dari delapan fakultas di Unila, dipilih sebagai objek monitoring dan evaluasi oleh Tim Monitoring Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek.

Tim tersebut memiliki tanggung jawab untuk memonitor kelayakan Fakultas Pertanian Unila sebagai kandidat untuk masuk dalam kategori zona integritas WBK dan WBBM.

Proses monitoring ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat integritas dan transparansi di lingkungan akademik.

Jika Fakultas Pertanian Unila dinilai layak oleh tim monitoring, proposal akan diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) untuk mendapatkan status wilayah bebas korupsi.

Langkah-langkah yang diambil oleh Unila, khususnya Fakultas Pertanian, menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tata kelola yang baik dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada seluruh stakeholder.

Dengan kerjasama antara institusi pendidikan dan pemerintah, diharapkan Indonesia dapat mengukir prestasi sebagai negara yang bersih dari korupsi dan birokrasi yang tidak efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *