BERITA

Pencuri Motor Asal Lampung Timur Tewas Usai Tabrak Fuso di Kertosari, Lampung Selatan

174
×

Pencuri Motor Asal Lampung Timur Tewas Usai Tabrak Fuso di Kertosari, Lampung Selatan

Sebarkan artikel ini
Dua Pria Asal Lampung Timur Diduga Pencuri Motor Tabrak Fuso di Kertosari Lampung Selatan, Satu Tewas
Dua Pria Asal Lampung Timur Diduga Pencuri Motor Tabrak Fuso di Kertosari Lampung Selatan, Satu Tewas

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Dua pria yang berasal dari Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, diduga terlibat dalam kasus pencurian motor dan mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Sutami, Kertosari, Tanjung Sari, Lampung Selatan, pada Sabtu (17/2/2024) dini hari. Kejadian tersebut menyebabkan salah satu dari mereka tewas di tempat kejadian.

Menurut informasi yang diperoleh, kedua terduga pelaku tersebut memiliki inisial K (28) dan A (16), dengan K merupakan salah satu yang tewas dalam kejadian tersebut.

Sedangkan A mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut. Mereka diketahui menggunakan sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi saat kejadian.

Kompol Martono, Kapolsek Tanjung Bintang, menyatakan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kedua terduga pelaku menabrak truk Fuso BE 8556 DO yang sedang berhenti untuk mengganti ban.

Truk tersebut datang dari arah Sribhawono, Lampung Timur, dan dikendarai oleh Supriadi (63) yang sedang menuju arah Bandar Lampung ketika mengalami pecah ban.

“Kedua terduga pelaku menabrak bagian belakang truk secara tiba-tiba saat sedang mengganti ban, menyebabkan terjadinya kecelakaan,” ujar Kompol Martono.

Dalam pemeriksaan lanjutan, petugas Polsek Tanjung Bintang menemukan sebuah senjata api rakitan jenis revolver berwarna silver.

Senjata tersebut ditemukan di samping truk Fuso, tepat di antara ban depan dan belakang bagian kanan, di dekat korban yang tewas di tempat kejadian.

Selain itu, petugas juga menemukan sebuah kunci Letter T yang disimpan di kantong jaket kanan dari salah satu korban yang mengalami luka-luka, yaitu A (16). Senjata rakitan jenis revolver tersebut dalam keadaan kosong, tanpa peluru.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini untuk mengungkap semua fakta yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *