BERITA

Milestone Pendidikan: Mahasiswa Keperawatan Universitas Malahayati Beraksi dalam Praktik Klinik Bersama Dinas Kesehatan Bandar Lampung

140
×

Milestone Pendidikan: Mahasiswa Keperawatan Universitas Malahayati Beraksi dalam Praktik Klinik Bersama Dinas Kesehatan Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Ratusan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati Praktik Klinik di Dinas Kesehatan Bandar Lampung
Ratusan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati Praktik Klinik di Dinas Kesehatan Bandar Lampung

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sebanyak 117 mahasiswa dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati memulai kegiatan praktik klinik keperawatan di Dinas Kesehatan Bandar Lampung.

Kegiatan ini diresmikan pada Kamis, 11 Januari 2024, dengan tujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam dunia keperawatan.

Praktik klinik keperawatan ini direncanakan akan berlangsung selama empat minggu, mulai dari 22 Januari hingga 18 Februari 2024.

Mahasiswa akan terlibat dalam kegiatan praktik di 12 Puskemas Rawat Inap yang tersebar di wilayah kerja Dinas Kesehatan Bandar Lampung.

Aryanti Wardiyah, Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat, Kepala Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati, menyampaikan apresiasinya terhadap Dinas Kesehatan Bandar Lampung yang telah menerima mahasiswa untuk menjalani praktik.

Ia menekankan pentingnya bimbingan, transfer pengetahuan, dan pengembangan keterampilan mahasiswa dalam menjaga sikap, sopan santun terhadap perawat, pasien, pengunjung, dan seluruh petugas di Puskesmas.

“Sangat diharapkan mahasiswa/i dapat mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari pengalaman praktik ini,” ujar Aryanti Wardiyah.

Desti Mega Putri, SP., MT, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, juga menyampaikan harapannya terhadap kolaborasi positif antara mahasiswa dan pihak Dinas Kesehatan.

Menurutnya, kegiatan praktik klinik ini bukan hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga memberikan mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat di lapangan.

“Kami berharap agar semua pihak dapat bekerja sama dengan baik, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran, dan memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi kesehatan,” tambah Desti Mega Putri.

Selain itu, dalam agenda kegiatan ini, diadakan pertemuan untuk memastikan persepsi yang sama antara pembimbing akademik dan pembimbing klinik.

Sebanyak 30 pembimbing, yang terdiri dari perawat ners di 12 Puskesmas, juga turut serta dalam kegiatan ini untuk memberikan panduan dan dukungan kepada mahasiswa selama masa praktik klinik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *