BERITA

Kisah AKP Andri Gustami: Dari Kasat Narkoba hingga Terjerat sebagai Kurir Narkoba khusus Fredy Pratama

247
×

Kisah AKP Andri Gustami: Dari Kasat Narkoba hingga Terjerat sebagai Kurir Narkoba khusus Fredy Pratama

Sebarkan artikel ini
Ini Profil dan Kekayaan AKP Andri Gustami, Kasat Narkoba Lampung Selatan Jadi Kurir Narkoba Spesial Fredy Pratama

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – AKP Andri Gustami, seorang perwira polisi yang tengah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan, kini menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam jaringan sindikat narkoba yang dipimpin oleh Fredy Pratama.

Kejadian ini terjadi pada bulan Juni 2023, ketika Andri Gustami ditangkap bersama puluhan tersangka lainnya.

Menurut hasil pemeriksaan, Andri Gustami diduga berperan sebagai kurir spesial bagi gembong narkoba Fredy Pratama.

Fakta ini mengejutkan banyak pihak, dan banyak yang penasaran dengan profil dan biodata lengkapnya.

Berikut ini informasi terkait AKP Andri Gustami:

Profil Andri Gustami

AKP Andri Gustami lahir di Koto Marapak, Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 31 Agustus 1989. Saat ini, dia berusia 34 tahun.

Andri Gustami adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012. Karirnya dalam kepolisian bisa dikatakan cemerlang.

Setelah lulus dari Akpol, Andri langsung ditempatkan di wilayah hukum Polda Lampung sebagai Kanit IV Resmob Polres Lampung Utara.

Pada tahun 2015, dia menerima promosi untuk menjabat sebagai Kanit III Krimsus Polres Lampung Utara. Setelah itu, dia dipindahkan ke bagian Satresnarkoba.

Pada tahun 2019, Andri dipercaya menjadi Kasatnarkoba Polres Lampung Utara.

Selanjutnya, Andri Gustami menduduki beberapa jabatan lain di sejumlah polres di Lampung, termasuk Kasatreskrim Polres Tulang Bawang dan Kasatreskrim Polres Metro Lampung.

Bahkan, Andri pernah menjadi Kanitreskrimum Polda Lampung sebelum akhirnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan.

Peran Andri Gustami sebagai kurir spesial dalam jaringan narkoba ini telah dikonfirmasi oleh Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Erlin Tangjaya, meskipun rincian lebih lanjut masih dalam proses penyidikan.

Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal Helmy Santika, menjelaskan bahwa Andri membantu pengiriman sabu-sabu ketika barang tersebut melewati Lampung menuju pelabuhan Merak, Banten, dengan berkomunikasi langsung dengan Rivaldo Milliandri, orang kepercayaan Fredy Pratama.

Modus operandi dan metode yang digunakan oleh Andri dalam kegiatan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Di sisi lain, banyak yang penasaran dengan kekayaan AKP Andri Gustami yang terkait dengan bisnis narkoba.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaannya mencapai Rp967,5 juta.

Asetnya terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp380 juta, yang tersebar di Lampung Selatan dan Bandar Lampung.

Selain itu, dia juga memiliki mobil Toyota Innova, Mitsubishi Pajero, serta Honda City senilai total Rp575 juta.

Uang kas dan setara kas yang dimilikinya mencapai Rp12,5 juta, sementara dia tidak memiliki utang yang tercatat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *