BERITA

Ketakutan Menyelip di Hati Warga Braja Emas Way Jepara Lampung Timur: Buaya Bersembunyi di Sungai, Menghalangi Petani ke Sawah dan Pencari Ikan

38
×

Ketakutan Menyelip di Hati Warga Braja Emas Way Jepara Lampung Timur: Buaya Bersembunyi di Sungai, Menghalangi Petani ke Sawah dan Pencari Ikan

Sebarkan artikel ini
Buaya Muncul di Sungai, Warga Braja Emas Way Jepara Lampung Timur Takut ke Sawah dan Cari Ikan
Buaya Muncul di Sungai, Warga Braja Emas Way Jepara Lampung Timur Takut ke Sawah dan Cari Ikan

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Masyarakat Desa Braja Emas, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, tengah dilanda kekhawatiran akibat munculnya seekor buaya di sungai setempat.

Keberadaan buaya tersebut telah menimbulkan dampak signifikan terhadap kehidupan sehari-hari warga, terutama dalam aktivitas mencari ikan dan bekerja di sawah yang berbatasan langsung dengan sungai.

Made Sujana, seorang warga setempat, menyatakan bahwa upaya telah dilakukan untuk memancing buaya ke daratan guna menangkapnya, namun selalu berakhir dengan kegagalan.

“Kami sering mencoba memancing dengan umpan ayam, tapi buaya itu tidak mau naik ke darat, hanya menonjolkan kepalanya di tepi sungai,” ungkap Made Sujana pada Senin (29/1/2024).

Ketidakmampuan untuk menangkap buaya ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Made Sujana khawatir bahwa kehadiran buaya tersebut dapat mengakibatkan serangan yang berpotensi merugikan warga setempat.

Masyarakat Desa Braja Emas pun telah melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti. “Kami tidak tahu harus melapor ke mana mengenai masalah ini. Yang bisa kami lakukan saat ini adalah melaporkan ke polisi agar mereka dapat segera mengevakuasi buaya itu,” tambah Made.

Menyikapi keprihatinan masyarakat Desa Braja Emas terkait keberadaan buaya di sungai setempat, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Bengkulu Lampung berkomitmen untuk segera melakukan evakuasi.

Joko Susilo, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung BKSDA Bengkulu, menjelaskan bahwa Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) akan diturunkan untuk melakukan mitigasi konflik dengan satwa liar jenis Buaya Muara tersebut.

“Pada awalnya, seksi Konservasi Wilayah III Lampung menerima laporan dari Call Center Polsek Way Jepara terkait aduan warga Braja Emas mengenai keberadaan buaya muara tersebut,” kata Joko Susilo.

Saat ini, tim sedang mempersiapkan personel dan perlengkapan yang diperlukan untuk segera turun ke lapangan.

Susilo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta untuk sementara waktu menghindari aktivitas di sekitar sungai. “Jangan terlalu reaktif terhadap satwa liar,” pesannya kepada masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *