BERITA

Kejadian Memilukan: Longsor dan Banjir Bandang Melanda 12 Pekon di Jalinbar Tanggamus, Berita Baik Bagi Kendaraan

79
×

Kejadian Memilukan: Longsor dan Banjir Bandang Melanda 12 Pekon di Jalinbar Tanggamus, Berita Baik Bagi Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Kejadian Memilukan Longsor dan Banjir Bandang Melanda 12 Pekon di Jalinbar Tanggamus, Berita Baik Bagi Kendaraan
Kejadian Memilukan Longsor dan Banjir Bandang Melanda 12 Pekon di Jalinbar Tanggamus, Berita Baik Bagi Kendaraan

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pekon Semaka, Kabupaten Tanggamus, Sumatera, mengalami banjir bandang yang mengakibatkan terputusnya akses Jalan Lintas Barat (Jalinbar) pada Kecamatan Semaka.

Namun, berita baik datang setelah upaya cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, dengan bantuan instansi lain, berhasil membersihkan lumpur dan memulihkan akses Jalinbar.

Pada malam kedua setelah banjir bandang, kendaraan kini dapat melintasi jalan tersebut kembali.

Budiman, Fungsional Pelaksana Penanggulangan Bencana BPBD Tanggamus, mengungkapkan bahwa semua pihak terlibat dalam upaya membersihkan akses Jalinbar.

Dengan menggunakan ekskavator dan buldozer, tumpukan lumpur berhasil dibersihkan.

Budiman bersyukur bahwa malam kedua setelah banjir, akses Jalinbar sudah dapat dibuka kembali.

Selain membersihkan lumpur, tim gabungan juga sedang bekerja untuk menutup tanggul yang jebol akibat hujan deras pada Kamis.

Dalam kejadian tersebut, 12 pekon terdampak banjir bandang, dengan total 1.252 kepala keluarga yang terkena dampak.

Mayoritas terdampak berada di Kecamatan Semaka, sementara satu pekon terletak di Kecamatan Pematang Sawa.

Budiman menjelaskan bahwa banjir bandang terjadi akibat pendangkalan sungai dan banyaknya ranting serta batang pohon.

Hujan deras yang terjadi dalam waktu lama menyebabkan meluapnya air dan jebolnya tanggul.

Kapolsek Semaka, AKP Ketut Gister, melaporkan bahwa banjir bandang mengakibatkan empat titik tanggul jebol di Pekon Sukajaya dan Pekon Srikaton.

Cuaca hujan deras sejak Rabu hingga Kamis pagi menjadi penyebab utama kejadian ini.

Selain kerusakan pada rumah warga yang terendam banjir, luas sawah juga ikut terdampak.

Menurut data Pemerintah Kecamatan Semaka, terdapat 1.244 rumah yang rusak atau terendam banjir di berbagai pekon, seperti Pekon Srikaton, Pekon Way Kerap, Pekon Bangun Rejo, Pekon Sukaraja, Pekon Sukajaya, Pekon Kacapura, Pekon Tugupapak, Pekon Pardawaras, Pekon Sidodadi, Pekon Sripurnomo, Pekon Karang Agung, dan Pekon Sedayu. Dua rumah juga dilaporkan hanyut akibat banjir.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus turut mengirimkan alat berat untuk membersihkan material banjir yang menutupi Jalinbar.

Pada tanggal 30 Juni, Jalinbar Tanggamus mulai dapat dilalui dengan bantuan tiga alat berat di Pekon Pardawaras dan Sedayu. Akses jalan kembali terbuka, dan kendaraan mulai melintas bergantian.

Kapolsek Semaka mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menebang kayu untuk mencegah terjadinya banjir serupa di masa mendatang.

Dia menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama dalam menghadapi bencana alam yang dapat merugikan banyak orang.