BERITA

Kebakaran Menghanguskan Properti Bernilai Rp400 Juta di Pasar Tridatu Lampung Timur: Satu Rumah dan Dua Ruko Sembako Dilaporkan Terbakar

87
×

Kebakaran Menghanguskan Properti Bernilai Rp400 Juta di Pasar Tridatu Lampung Timur: Satu Rumah dan Dua Ruko Sembako Dilaporkan Terbakar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Hanguskan Satu Rumah dan Dua Ruko Sembako di Pasar Tridatu Lampung Timur, Kerugian Rp400 Juta
Kebakaran Hanguskan Satu Rumah dan Dua Ruko Sembako di Pasar Tridatu Lampung Timur, Kerugian Rp400 Juta

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pada Sabtu malam (6/4/2024), ketika warga Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur tengah menjalani ibadah salat tarawih, kepanikan mendadak mengguncang mereka.

Suasana hening ibadah tergantikan oleh gemuruh kobaran api yang menjilat langit-langit langit Pasar Tridatu.

Kapolres Lampung Timur, AKBP M Rizal Muchtar, bersama Kapolsek Labuhan Ratu Iptu Sukaryadi, turut menyaksikan kebakaran yang mengganas itu.

Kobaran api melahap satu rumah dan dua ruko sembako di pasar tersebut, menyebabkan kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami masih dalam proses pendataan untuk menghitung kerugian secara pasti serta menyelidiki penyebab kebakaran ini,” ungkap AKBP M Rizal Muchtar.

Warga sekitar yang pertama kali menyaksikan kebakaran segera memberitahu pihak berwenang.

Unit pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan Great Giant Food (GGF) cepat bertindak.

Meskipun api berhasil dipadamkan setelah hampir dua jam berjibaku, namun satu petugas pemadam kebakaran, Pendi, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Labuhanratu karena kehabisan oksigen saat bertugas.

Pihak berwenang masih berusaha mencari tahu sumber titik api dan penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara yang akan dilakukan tim Inafis Polres Lampung Timur,” jelas Kapolsek Labuhanratu Iptu Sukaryadi.

Warga sekitar yang turut serta dalam upaya pemadaman menggambarkan momen menegangkan ketika api membesar.

Hakim, seorang tetangga korban kebakaran, menceritakan bagaimana dia dan warga lainnya berusaha memadamkan api secara manual sambil mengantisipasi agar tidak menjalar ke rumah mereka.

“Saya langsung menghidupkan mesin pompa air untuk mengantisipasi agar api tidak menjalar ke rumah saya,” ujar Hakim.

Kondisi tersebut menuntut kerja sama semua pihak serta respons cepat dalam mengatasi bencana kebakaran semacam ini.

Dalam situasi genting seperti ini, solidaritas dan kebersamaan masyarakat sangat diperlukan untuk meminimalkan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *