BERITA

Inovasi Dosen Universitas Teknokrat Indonesia: Alat Pengering Bunga dan Tanaman Herbal Berhasil Dipatenkan

39
×

Inovasi Dosen Universitas Teknokrat Indonesia: Alat Pengering Bunga dan Tanaman Herbal Berhasil Dipatenkan

Sebarkan artikel ini
Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Paten untuk Alat Pengering Bunga dan Tanaman Herbal
Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Paten untuk Alat Pengering Bunga dan Tanaman Herbal

Media90 – Dosen Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia meraih pencapaian membanggakan dengan memperoleh sertifikat paten atas penemuan alat pengering bunga dan tanaman herbal yang menggunakan sistem kendali berbasis Arduino UNO.

Tim inventor yang terlibat dalam keberhasilan ini terdiri dari Dr. Dedi Darwis, M.Kom, S. Samsugi, M.Eng, Ahmad Ari Aldino, M.Si., dan Nirwana Hendrastuty, M.Cs.

Dr. Dedi Darwis, mewakili tim dosen lainnya, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, Rektor Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., para wakil rektor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh dalam peningkatan jumlah paten di Universitas Teknokrat Indonesia.

Nirwana Hendrastuty, selaku Centra HKI UTI, juga turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas partisipasi semua pihak yang memungkinkan Universitas Teknokrat Indonesia untuk memperoleh sertifikat paten ini.

Baca Juga:  RSUD Abdul Moeloek dan RSAB Harapan Kita Mengukuhkan Kemitraan untuk Menyelenggarakan Program Pendidikan Dokter Spesialis Anak

Menurutnya, kerjasama dan dukungan yang kuat dari berbagai pihak menjadi kunci dalam mencapai prestasi ini.

Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan penghargaan tinggi terhadap pencapaian ini.

Ia menegaskan bahwa sertifikat paten ini merupakan bukti nyata bahwa inovasi yang dihasilkan oleh dosen-dosen Universitas Teknokrat Indonesia diakui secara internasional.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa inovasi para dosen Universitas Teknokrat diakui secara internasional,” ujar Mahathir.

Lebih lanjut, Mahathir berharap bahwa sertifikat paten ini akan menjadi pemicu semangat bagi para dosen untuk terus melakukan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Ia berpendapat bahwa perolehan paten ini tidak hanya menjadi bukti kepiawaian dan kepakaran dosen dalam bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembuktian manfaat dari inovasi tersebut bagi masyarakat.

Baca Juga:  Perempuan Muda dari Tanjung Bintang Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Menggantung di Kontrakan Bandar Lampung, Suami Melarikan Diri

Dengan pencapaian ini, Universitas Teknokrat Indonesia semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung penelitian dan inovasi yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan menghasilkan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *