BERITA

Dominasi Gerindra dan PKB: Hasil Hitung Cepat Pemilihan DPR RI Dapil Lampung I Rakata 82,63%

166
×

Dominasi Gerindra dan PKB: Hasil Hitung Cepat Pemilihan DPR RI Dapil Lampung I Rakata 82,63%

Sebarkan artikel ini
Hitung Cepat DPR RI Dapil Lampung I Rakata 82,63%, Gerindra dan PKB Raih Dua Kursi, Caleg M. Kadafi Raih Suara Terbanyak
Hitung Cepat DPR RI Dapil Lampung I Rakata 82,63%, Gerindra dan PKB Raih Dua Kursi, Caleg M. Kadafi Raih Suara Terbanyak

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Hitungan cepat hasil Pemilu 2024 dari Lembaga Rakata dan Kuadran untuk DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Lampung I menunjukkan bahwa saat ini Partai Gerindra memimpin dan diprediksi akan meraih dua kursi.

Hingga Kamis (15/2/2024) pagi, telah terhitung 82,63% suara dari total pemilih yang masuk dalam perhitungan cepat Rakata dan Kuadran, yang dilaksanakan di Hotel Emersia Bandar Lampung.

Dapil Lampung I meliputi wilayah Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.

Berdasarkan data yang telah masuk, Partai Gerindra mendominasi dengan 18,30% suara, diikuti oleh PKB dengan 14,01% sebagai posisi kedua, dan PDIP dengan 13,96% sebagai posisi ketiga.

Selanjutnya, Partai Nasdem berada di posisi keempat dengan 10,79% suara, dan Partai Golkar di posisi kelima dengan 10,24% suara.

Disusul oleh PAN dengan 9,23%, Partai Demokrat dengan 7,46%, dan PKS dengan 7,46%. Sedangkan PSI mendapat 2,72% suara, dan PPP dengan 2,32%.

Partai lainnya seperti Perindo, Ummat, Gelora, Buruh, Hanura, Garuda, PKN, dan PBB hanya meraup suara di bawah 1% untuk DPR RI Dapil Lampung I.

Dari hasil tersebut, Partai Gerindra dan PKB menjadi pemenang dengan masing-masing meraih dua kursi di DPR RI Dapil Lampung I.

Sedangkan untuk PDIP, PKS, PAN, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem, masing-masing mendapatkan satu kursi.

Dalam hitung cepat untuk suara Calon Legislatif (Caleg) di Rakata dan Kuadran di DPR RI Dapil Lampung I, Caleg PKB M. Kadafi berhasil meraih presentase suara terbanyak, yaitu 5,52%. Disusul oleh Caleg PAN Putri Zulkifli Hasan dengan 5,33%, dan Caleg Partai Nasdem Rahmawati Herdian dengan 5,28%.

Pada posisi keempat terdapat Caleg Gerindra Ahmad Muzani dengan raihan 5,14%, diikuti oleh Caleg PKB Ela Siti Nuryamah dengan 3,84%, dan Caleg Demokrat Zulkifli Anwar dengan 3,55%.

Hasil selengkapnya menunjukkan bahwa Caleg PDIP Sudin mendapatkan 3,48% suara, Caleg PKS Al-Muzzamil Yusuf dengan 3,24% suara, dan Caleg PDIP Muklis Basri dengan 3,05% suara.

Selain itu, Caleg Nasdem Taufik Basari mendapat 2,93% suara, Ruby Chairani dengan 2,77% suara, Caleg Partai Golkar Lodewijk F. Paulus dengan 1,99% suara, dan Caleg Gerindra M. Atras Mafazi dengan 1,95% suara.

Disusul oleh Caleg Golkar Rycko Menoza dengan 1,92% suara, Caleg Partai Demokrat Imer Darius dengan 1,55% suara, Caleg PDIP Endro S. Yaman dengan 1,35% suara, dan Caleg PKB Fadhilatul Amiiroh dengan 1,31% suara.

Terakhir, Caleg Golkar Naomie Natalia Damanik mendapat 1,21% suara, dan Caleg PSI Benny Kisworo dengan 1,17% suara.

Berdasarkan perolehan suara partai dan suara Caleg tersebut, para nama yang diperkirakan lolos ke DPR RI dari Dapil Lampung I adalah sebagai berikut:

  • Dua kursi Partai Gerindra, yang mungkin akan diisi oleh Ahmad Muzani dan Ruby Chairani atau Pattimura.
  • Dua kursi PKB, yang kemungkinan akan ditempati oleh M. Kadafi dan Ela Siti Nuryamah.
  • Satu kursi PDIP, yang mungkin akan diisi oleh Sudin atau Muklis Basri.
  • Satu kursi Nasdem, yang kemungkinan akan ditempati oleh Rahmawati Herdian.
  • Satu kursi Golkar, yang mungkin akan diisi oleh Lodewijk F. Paulus atau Rycko Menoza.
  • Satu kursi PAN, yang kemungkinan akan diisi oleh Putri Zulkifli Hasan.
  • Satu kursi PKS, yang mungkin akan diisi oleh Al-Muzzamil Yusuf.
  • Satu kursi Partai Demokrat, yang kemungkinan akan diisi oleh Zulkifli Anwar.

Perlu diingat bahwa hitungan cepat menggunakan metode stratified random sampling, dengan margin of error hanya 1,50%, dan tingkat kepercayaan sebesar 2,16%. Hasil tersebut bukanlah hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *