BERITA

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Raih Penghargaan Insentif Fiskal untuk Perjuangan Melawan Kemiskinan Ekstrem

220
×

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Raih Penghargaan Insentif Fiskal untuk Perjuangan Melawan Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Bupati Pesawaran Terima Penghargaan Insentif Fiskal Tahun 2023
Bupati Pesawaran Terima Penghargaan Insentif Fiskal Tahun 2023

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, menerima Penghargaan Insentif Fiskal Kategori Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023 dalam sebuah acara yang berlangsung di Istana Wakil Presiden Jakarta.

Penyerahan penghargaan ini merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Nasional dan Penyerahan Insentif Fiskal Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun Berjalan 2023.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin, yang didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menko PMK, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menekankan pentingnya penggunaan insentif fiskal untuk memperbaiki kinerja daerah dalam menangani kemiskinan ekstrem.

Tujuannya adalah mendorong pemerintah daerah untuk lebih konsisten dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem, sehingga target nasional untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0% pada tahun 2024 dapat tercapai.

Baca Juga:  Suasana Seru di Acara Pengenalan Masakan Khas Lampung dan Tradisi "Nyeruit" bagi Mahasiswa PMM 3 IIB Darmajaya

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, menyatakan bahwa kabupaten Pesawaran telah mengambil langkah-langkah penting sesuai dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Langkah-langkah ini mencakup penentuan Desa Lokasi Fokus Prioritas Penanganan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023 sebanyak 20 desa.

Dalam proses penanganan kemiskinan, data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) digunakan untuk mengalokasikan sumber daya dan mendorong percepatan pengurangan kemiskinan ekstrem di daerah yang membutuhkan.

Dendi Ramadhona juga mengumumkan bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2023 telah mengalami penurunan signifikan.

Tingkat kemiskinan mencapai 12,89%, atau sekitar 59.290 jiwa, yang merupakan penurunan dari tahun 2022 yang sebesar 13,85%.

Demikian juga, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2023 mencapai 1,89%, menandakan penurunan dari tahun 2022 yang sebesar 2,28%.

Baca Juga:  Razia di Gunung Sugih Lampung Tengah: Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Saat Menyergap Gubuk Kebun Sawit yang Berubah Jadi Sarang Narkoba

Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menerapkan tiga strategi utama dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Strategi ini mencakup pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui program unggulan.

Salah satu program unggulan yang disebutkan oleh Bupati Dendi adalah program “BerKah (Beras Sedekah), BenaR (Benah Rumah), BeRKaT (Bantuan Bedah Rumah Layak Sehat), Bapa Siji (Bantuan Pangan Siap Saji).”

Program-program ini melibatkan UMKM setempat dan difokuskan pada kaum duafa untuk memberikan intervensi dan bantuan secara langsung.

Dengan komitmen kuat dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem, Kabupaten Pesawaran dan Bupati Dendi Ramadhona menerima apresiasi melalui penghargaan insentif fiskal ini, yang merupakan pengakuan atas upaya mereka dalam memerangi kemiskinan ekstrem di daerah mereka.

Baca Juga:  Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Berprestasi: Menggelar PKM Inspiratif di SMK Negeri 7 Bandar Lampung

Semoga penghargaan ini akan terus memotivasi dan memberikan dorongan bagi daerah-daerah lainnya untuk melakukan langkah serupa dalam upaya mencapai target nasional penghapusan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *