BERITA

Antisipasi Kenaikan Harga: Daging Ayam di Bandar Lampung Mengalami Peningkatan Sepekan Menjelang Nataru

242
×

Antisipasi Kenaikan Harga: Daging Ayam di Bandar Lampung Mengalami Peningkatan Sepekan Menjelang Nataru

Sebarkan artikel ini
Sepekan Jelang Nataru, Harga Daging Ayam di Bandar Lampung Turut Alami Kenaikan
Sepekan Jelang Nataru, Harga Daging Ayam di Bandar Lampung Turut Alami Kenaikan

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Bandar Lampung mulai menunjukkan kenaikan sejak Jumat (15/12/2023), memasuki pekan terakhir menuju perayaan Natal dan tahun baru 2024 (Nataru).

Pedagang daging ayam di Pasar Way Halim, Heni, menyampaikan bahwa harga daging ayam saat ini telah mengalami kenaikan mencapai Rp55 ribu per kilogram.

“Saat ini, harga daging ayam sudah mulai naik, meskipun masih sepi pembeli dan belum ada pergerakan yang signifikan. Biasanya, harga akan terus naik menjelang tahun baru,” ungkap Heni pada Senin (18/12/2023).

Ani, seorang pedagang daging ayam lainnya di pasar yang sama, turut membenarkan peningkatan harga yang terjadi. Menurutnya, harga daging ayam bisa mencapai Rp60 ribu per kilogram menjelang H-5 sebelum tahun baru.

“Biasanya, kenaikan harga daging ayam terus terjadi hingga mendekati tahun baru. Kami memperkirakan bahwa harganya bisa mencapai Rp60 ribu per kilogramnya,” kata Ani.

Pergerakan harga ini tidak hanya terjadi pada daging ayam, melainkan juga melibatkan sejumlah bahan pokok makanan lainnya.

Namun, berdasarkan pantauan di Pasar Way Halim dan Pasar Tempel Sukarame, belum terlihat kenaikan yang signifikan terhadap bahan pokok makanan yang dijual.

Meskipun demikian, masyarakat di Bandar Lampung mulai merasa perhatian terhadap dinamika harga menjelang perayaan Nataru.

Sebagian pembeli mengungkapkan kekhawatiran akan potensi kenaikan harga bahan pokok lainnya seiring dengan mendekatnya perayaan tahun baru.

Pemerintah setempat diimbau untuk memonitor dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

Meski belum terjadi kenaikan yang signifikan pada beberapa bahan pokok, antisipasi perlu dilakukan untuk mencegah dampak negatif terhadap daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *