BERITA

Alumni Inggris Universitas IIB Darmajaya Menyulap Deteksi Awal Tumor Otak: Langkah Revolusioner di Dunia Penelitian

26
×

Alumni Inggris Universitas IIB Darmajaya Menyulap Deteksi Awal Tumor Otak: Langkah Revolusioner di Dunia Penelitian

Sebarkan artikel ini
Peneliti IIB Darmajaya Lulusan Inggris, Membawa Revolusi dalam Deteksi Dini Tumor Otak
Peneliti IIB Darmajaya Lulusan Inggris, Membawa Revolusi dalam Deteksi Dini Tumor Otak

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Sebagai salah satu peneliti unggulan di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya (IIB Darmajaya), Ir. Suhendro Yusuf Irianto, M.Kom, Ph.D, telah menarik perhatian dunia melalui dedikasinya dalam penelitian dan pengembangan teknologi.

Lulusan S3 dari Department of Informatics, University of Bradford, Inggris, Suhendro telah mengukir prestasi gemilang yang menginspirasi di bidang pemrosesan citra berbasis komputer.

Latar Belakang dan Pendidikan

Lahir di Surakarta pada 4 Maret 1962, Suhendro meniti pendidikan dengan gemilang.

Setelah menyelesaikan gelar S1 di bidang Kehutanan di Institut Pertanian Bogor dan S2 di bidang Ilmu Komputer di Universitas Indonesia, Suhendro melanjutkan studinya ke tingkat doktoral di Inggris.

Pengalaman pelatihan komputer di Amerika Serikat dan Jepang telah memperkuat pemahamannya dalam Ilmu Komputer.

Perjalanan Karir

Sejak tahun 2003, Suhendro telah berkontribusi sebagai dosen di IIB Darmajaya, di mana namanya menjadi pusat perhatian sebagai peneliti terkemuka di bidang pemrosesan citra berbasis komputer.

Prestasinya tercermin dari nilai SINTA Score Overall yang mencapai lebih dari 700, serta Score 3 years yang melebihi angka 200 untuk bidang sains dan teknologi.

Selain itu, ia juga berhasil meraih hibah penelitian setiap tahun dengan total dana mencapai ratusan juta rupiah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek.

Inovasi Terbaru: Deteksi Dini Tumor Otak

Namun, sorotan terbesar jatuh pada hasil penelitiannya yang revolusioner. Penelitian berjudul ‘Teknik Deteksi Dini Penyakit Tumor Otak dengan Menggunakan Metode Segmentasi dan CBIR (Content Based Image Retrieval)’ telah memperoleh perhatian internasional.

Karya ini bahkan telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi dan terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Presentasinya dalam Kuliah Umum “The Future of Technology in Medical” di IIB Darmajaya dan Mili Institute of Higher Education, Kabul, Afghanistan, menegaskan kontribusinya dalam dunia medis.

Bermitra dengan dokter dan ahli radiologi dari berbagai rumah sakit ternama di Bandarlampung, Suhendro telah berhasil menghasilkan perangkat lunak yang revolusioner dalam deteksi dini tumor otak.

“Dengan Metode Segmentasi dan CBIR, kami telah membawa revolusi dalam pemahaman terhadap CT Scan, memberikan akses cepat dan akurat kepada dokter, radiolog, bahkan mahasiswa, dalam mendiagnosis keberadaan tumor,” ujar Suhendro, yang juga aktif mengajar pada Program Studi Magister Teknik Informatika (S2) dan Teknik Informatika (S1) di IIB Darmajaya.

Membuka Pintu Menuju Masa Depan

Karya besar Suhendro Yusuf Irianto, M.Kom, Ph.D, tidak hanya menginspirasi dalam bidang akademis, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah dalam deteksi dan pengobatan penyakit serius seperti tumor otak.

Keberhasilannya menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi antara ilmu komputer dan ilmu medis dapat membawa perubahan yang signifikan dalam dunia kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *