TEKNO

Pertarungan Antara Apple: ChatGPT OpenAI vs. Gemini dalam Membentuk Chatbot AI untuk iPhone

93
×

Pertarungan Antara Apple: ChatGPT OpenAI vs. Gemini dalam Membentuk Chatbot AI untuk iPhone

Sebarkan artikel ini
Apple di simpang jalan, antara ChatGPT OpenAI dan Gemini untuk mendukung chatbot AI iPhone
Apple di simpang jalan, antara ChatGPT OpenAI dan Gemini untuk mendukung chatbot AI iPhone

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Apple tengah menjajaki kemungkinan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung beberapa fitur yang akan diperkenalkan pada iPhone akhir tahun ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg, pembicaraan dengan OpenAI terjadi sekitar sebulan setelah terdengar kabar bahwa Apple sedang bernegosiasi dengan Google terkait penggunaan Gemini di iOS 18.

Kehadiran salah satu dari kedua teknologi ini berpotensi memberi pengaruh besar pada arah perkembangan kecerdasan buatan di masa depan.

Acara tahunan Apple, Worldwide Developers Conference (WWDC) 2024, yang akan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang, menjadi sorotan utama para penggemar teknologi.

Antusiasme tinggi menyelimuti harapan akan pengumuman atau peluncuran serangkaian fitur AI generatif terbaru untuk iPhone yang mungkin akan dihadirkan dalam acara tersebut.

Sementara iOS 18, yang juga akan diungkapkan dalam acara tersebut, diprediksi akan menyertakan fitur AI buatan Apple sendiri.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya saing Apple dalam perlombaan penggunaan kecerdasan buatan di dalam perangkat seluler. Namun, hingga saat ini, Apple masih belum memutuskan mitra mana yang akan mereka pilih.

Perlu dicatat bahwa Apple sebagian besar absen dari perbincangan AI sepanjang tahun 2023. Hal ini membuat mereka terlambat dalam mengikuti tren kecerdasan buatan.

Namun, diharapkan Apple akan segera merilis produk AI generatif pertamanya pada pertengahan tahun 2024.

Selama ini, Apple juga diketahui tengah berupaya secara internal untuk mengembangkan produk serupa dengan ChatGPT.

Chatbot AI internal yang mereka kembangkan, yang diberi nama Apple GPT, kabarnya belum mencapai tingkat kualitas yang diinginkan.

Namun, Apple baru-baru ini memutuskan untuk membatalkan proyek internal lainnya untuk memusatkan kembali upaya mereka dalam pengembangan AI generatif.

Dengan bermitra dengan Google atau OpenAI, Apple diharapkan dapat mengatasi beberapa kelemahan utama yang dialami oleh ChatGPT dan Gemini dalam meluncurkan chatbot AI mereka sendiri.

Sebagai contoh, meskipun Google memilih untuk menangguhkan fitur generasi gambar AI Gemini untuk sementara waktu, teknologi AI ini masih belum dapat menghasilkan gambar wajah manusia meski sudah berbulan-bulan sejak diluncurkan.

Namun demikian, tergantung pada mitra eksternal juga bisa menimbulkan risiko ketergantungan yang berlebihan bagi Apple.

Kemitraan dengan Apple akan memberikan keuntungan besar bagi penyedia AI yang berhasil memenangkan kesepakatan tersebut.

Bagi OpenAI, hal ini dapat menjadi tonggak penting dengan bermitra dengan Microsoft dan Apple, yang akan memberikan posisi dominan di pasar AI. Sedangkan bagi Google, kemitraan dengan Apple dapat menjadi momentum untuk memperbarui kepercayaan publik terhadap teknologi AI Gemini setelah beberapa masalah yang terjadi sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *