OTOMOTIFTIPS

Waspadai 9 Tanda Kerusakan Transmisi Mobil, Jangan Dianggap Sepele!

180
×

Waspadai 9 Tanda Kerusakan Transmisi Mobil, Jangan Dianggap Sepele!

Sebarkan artikel ini
9 Gejala Kerusakan Transmisi Mobil, Jangan Diabaikan!
9 Gejala Kerusakan Transmisi Mobil, Jangan Diabaikan!

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan mobil adalah perawatan transmisi.

Meskipun transmisi mungkin tidak langsung mematikan kendaraan Anda, ada tanda-tanda khas yang muncul sebelum masalahnya menjadi serius.

Sayangnya, banyak pemilik mobil tidak peka terhadap gejala-gejala kerusakan pada transmisi, dan baru menyadarinya saat transmisi benar-benar rusak, menyebabkan kendaraan tak bisa berjalan.

Transmisi memainkan peran vital dalam mentransfer tenaga ke roda kendaraan. Jika terjadi kerusakan, mesin yang sebenarnya berfungsi dengan baik juga akan menjadi sia-sia.

Oleh karena itu, penting bagi semua pemilik mobil untuk memahami tanda-tanda kerusakan transmisi dan tidak mengabaikannya.

Mengabaikan gejala-gejala ini hanya akan berujung pada kerugian, baik dalam waktu maupun biaya perbaikan.

Berikut ini adalah 9 gejala kerusakan transmisi pada mobil yang perlu diwaspadai:

  1. Kebocoran Oli Transmisi: Salah satu gejala pertama adalah adanya kebocoran di area transmisi. Perhatikan jika ada cairan di lantai yang berasal dari bak oli. Kebocoran ini bisa merusak transmisi dalam jangka panjang karena kurangnya pelumasan, yang dapat menyebabkan komponen penting seperti plat kopling menjadi panas dan rusak.
  2. Kesulitan dalam Pergantian Gigi: Transmisi yang bermasalah bisa membuat pergantian gigi menjadi sulit, terutama pada mobil manual atau otomatis yang mengalami penundaan dalam berganti gigi. Jika Anda merasa mobil Anda terlalu lama dalam satu gigi tertentu atau sulit beralih gigi, segera periksakan ke bengkel.
  3. Respons Transmisi yang Lambat: Respons lambat setelah mengubah posisi transmisi (seperti dari P ke D) bisa menjadi tanda kerusakan. Jika mobil tidak bergerak sesuai dengan perintah transmisi, segera periksakan agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.
  4. Suara Dengung atau Berisik: Suara aneh seperti dengungan atau berisik saat berkendara bisa menjadi tanda kerusakan pada komponen internal transmisi. Ini sering kali disebabkan oleh kurangnya pelumasan akibat kebocoran oli transmisi.
  5. Bau Terbakar: Bau gosong atau terbakar dapat berasal dari transmisi yang kepanasan. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya oli transmisi atau oli yang kotor. Bau ini bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan transmisi Anda.
  6. Lampu “Check Engine” Menyala: Jika lampu “Check Engine” tiba-tiba menyala, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah dalam berbagai komponen mobil, termasuk transmisi. Segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengidentifikasi sumber masalahnya.
  7. Getaran yang Tidak Biasa: Jika mobil terasa lebih bergetar dari biasanya, ini bisa menjadi gejala bahwa ada masalah dengan transmisi atau performanya menurun.
  8. Gigi yang Selip: Transmisi yang mengalami selip dapat menjadi tanda masalah serius. Perpindahan gigi yang tidak normal atau tidak terkendali bisa menyebabkan kecelakaan, sehingga perlu segera diperbaiki.
  9. Hentakan saat Pindah Gigi: Saat Anda memindahkan transmisi dari P (Park) ke D (Drive), seharusnya tidak ada hentakan. Jika Anda merasa hentakan saat melakukan perpindahan gigi, itu bisa menjadi indikasi kerusakan pada transmisi.

Kesimpulannya, jangan mengabaikan gejala-gejala kerusakan transmisi ini. Lakukan perawatan rutin, ganti oli transmisi secara teratur, dan periksakan ke bengkel jika Anda mengalami salah satu gejala di atas.

Dengan melakukan perawatan yang tepat, Anda bisa menjaga kinerja transmisi mobil Anda dan mencegah kerusakan yang lebih serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *