OTOMOTIF

Kehebatan Empat Pembalap Mobil Wanita Indonesia yang Mengukir Prestasi Luar Biasa!

58
×

Kehebatan Empat Pembalap Mobil Wanita Indonesia yang Mengukir Prestasi Luar Biasa!

Sebarkan artikel ini
4 Pembalap Mobil Wanita Indonesia, Prestasinya Tak Main-Main!
4 Pembalap Mobil Wanita Indonesia, Prestasinya Tak Main-Main!

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Banyak orang mungkin belum tahu bahwa dunia balap mobil di Indonesia juga memiliki sejumlah pembalap wanita yang sangat berprestasi.

Meskipun stereotip mengenai balap mobil sering kali mengaitkannya dengan pria, kenyataannya, ada sejumlah wanita di Indonesia yang telah menunjukkan kemampuan luar biasa mereka di lintasan balap.

Di bawah ini, kita akan mengenal lebih dekat empat pembalap wanita Indonesia yang telah mengukir prestasi mengesankan.

Alexandra Asmasoebrata: Merintis Karir Sejak Usia 12 Tahun

Salah satu nama yang patut diperhatikan adalah Alexandra Asmasoebrata. Memulai karirnya di dunia balap sejak usia 12 tahun, Alexandra, atau akrab disapa Andra, telah menorehkan sejarahnya sendiri.

Sebagai putri dari mantan pembalap Alex Asmasoebrata, Andra memiliki ketertarikan alami terhadap balap mobil.

Ia memenangkan kejuaraan Go Kart kelas 60 cc dan 125 cc sebelum akhirnya terjun ke ajang Formula.

Prestasinya meliputi juara umum Formula Campus Asia 2005 di Cina, National Kart Championship 2005, dan 13th World Championship Junior Rotax Max 2005.

Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pun pernah diterimanya pada Hari Kartini tahun 2007. Meskipun kini telah pensiun, Andra tetap menjadi inspirasi bagi banyak wanita yang bercita-cita menjadi pembalap.

Alinka Hardianti: “Queen of Slalom Indonesia”

Alinka Hardianti adalah pembalap slalom dari Toyota GAZOO Racing Indonesia (TGRI) yang tidak boleh terlewatkan.

Ketertarikannya pada dunia balap tidak lepas dari pengaruh ayahnya, Didi Hardianto, seorang pembalap nasional.

Alinka mulai terjun ke ajang balap sejak usia 14 tahun dan telah mengikuti balap drift tingkat internasional, termasuk di Japan’s Fuji Speedway.

Di dunia slalom, ia dikenal sebagai “Queen of Slalom Indonesia” dan pernah meraih podium pertama di Kejurnas Wanita pada tahun 2022.

Keunikan Alinka terletak pada kemampuannya berkompetisi dalam berbagai kategori, seperti drifting, slalom, touring, dan off-road.

Diandra Gautama: Mengikuti Jejak Ayah di Lintasan

Diandra Gautama, seorang pembalap wanita berbakat lainnya, telah menunjukkan dedikasinya di dunia otomotif.

Ayahnya, Chandra Gautama, mantan pembalap nasional, telah menginspirasinya untuk terjun ke lintasan balap.

Diandra sering tampil di Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di kelas Mercedes-Benz 3.200 cc.

Pada tahun 2012, ia keluar sebagai juara dan kemudian dipilih sebagai mentor di Nissan GT Academy 2016, membantu wakil Indonesia meraih posisi kedua di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Sabrina Sameh: Dari Drag Bike ke Balap Mobil

Sabrina Sameh memulai karirnya di usia 18 tahun sebagai pembalap drag bike. Dengan sejumlah prestasi di dunia kendaraan roda dua, termasuk posisi kedua di Ngo Internasional Drag Bike Party 2017 di Thailand, Sabrina juga melangkah ke dunia balap mobil.

Direkrut sebagai pembalap Toyota Team Indonesia (TTI) untuk musim 2019, Sabrina juga aktif di bidang modeling dan seni peran.

Keberhasilan para pembalap wanita ini menunjukkan bahwa balap mobil tidak lagi hanya menjadi arena bagi para pria.

Wanita-wanita ini, dengan segala prestasi dan dedikasi mereka, telah membawa nama Indonesia bersinar di kancah internasional.

Meskipun masih relatif sedikit, keberadaan mereka di dunia otomotif membuktikan bahwa bakat dan keberanian tidak mengenal batas gender.