BERITA

Universitas Teknokrat Indonesia Melampaui Ekspektasi: 561 Mahasiswa Sukses Meraih Wisuda, Didukung oleh Wakil Rektor Mahathir Menuju Kampus Unggul Internasional

89
×

Universitas Teknokrat Indonesia Melampaui Ekspektasi: 561 Mahasiswa Sukses Meraih Wisuda, Didukung oleh Wakil Rektor Mahathir Menuju Kampus Unggul Internasional

Sebarkan artikel ini
Universitas Teknokrat Indonesia Melampaui Ekspektasi 561 Mahasiswa Sukses Meraih Wisuda, Didukung oleh Wakil Rektor Mahathir Menuju Kampus Unggul Internasional
Universitas Teknokrat Indonesia Melampaui Ekspektasi 561 Mahasiswa Sukses Meraih Wisuda, Didukung oleh Wakil Rektor Mahathir Menuju Kampus Unggul Internasional

Pada Rabu-Kamis (26-27/7/2023), Universitas Teknokrat Indonesia, yang telah dikenal sebagai perguruan tinggi terbaik di wilayah Asean, merayakan kesuksesan periode pertama tahun 2023 dengan menggelar wisuda 561 mahasiswa. Acara tersebut berlangsung selama dua hari dan menjadi momen penting bagi para wisudawan dalam meraih gelar sarjana.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II bagian Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., menyoroti pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pembangunan karakter yang kuat. “Tujuan pendidikan bukan sekedar menjadi sarjana, tapi lebih dari itu, yaitu membangun manusia secara menyeluruh, dengan menggabungkan kompetensi keilmuan dan pembentukan karakter yang kokoh dalam landasan pembangunan manusia seutuhnya,” ujar Prof. Iskhaq Iskandar.

Pendidikan karakter dipandang sebagai elemen yang tak dapat diabaikan dan seharusnya terintegrasi dalam setiap aspek kehidupan kampus, termasuk kegiatan perkuliahan dan ekstrakurikuler. Oleh karena itu, perguruan tinggi bertanggung jawab untuk mengakomodasi pendidikan karakter dalam berbagai bentuk, seperti mendorong partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi tingkat internasional.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, menyampaikan informasi tentang jumlah mahasiswa yang diwisuda, yakni 561 mahasiswa, sementara jumlah total mahasiswa di universitas tersebut mencapai 7 ribu. Mahathir Muhammad juga menegaskan komitmen universitas untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan berkelas dunia dengan standar internasional. Visi ini akan tercermin dalam kualitas dan reputasi mahasiswa, yang diharapkan dapat bersaing di tingkat internasional.

Untuk mewujudkan status sebagai kampus unggul dan berkelas internasional, Universitas Teknokrat Indonesia tengah berfokus pada terobosan inovatif di bidang pembelajaran digital. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah rencana untuk menjadi universitas pertama di dunia yang mengadopsi metaverse sebagai platform sidang skripsi dan ujian. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengikuti proses akademis ini dari mana pun mereka berada.

Universitas ini juga menyiapkan mahasiswanya agar siap terjun ke dunia kerja dengan baik. Setiap mata kuliah dirancang berbasis proyek, yang menghasilkan produk berguna bagi masyarakat. Para mahasiswa juga diharapkan ikut serta dalam program pengabdian masyarakat untuk memberikan kontribusi positif dan memberdayakan masyarakat setempat.

Selain itu, Universitas Teknokrat Indonesia mengajak mahasiswa untuk berperan sebagai agen perubahan dengan menciptakan teknologi yang dapat diterapkan dalam perusahaan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk manfaat masyarakat secara luas. Dalam upaya ini, setiap mata kuliah diarahkan untuk memberikan manfaat konkret bagi masyarakat dan menciptakan dampak positif dalam berbagai sektor.

Dengan berbagai inovasi dan fokus pada pengembangan kompetensi ilmiah dan karakter, Universitas Teknokrat Indonesia semakin kokoh dalam menjalankan peranannya sebagai perguruan tinggi unggul di wilayah Asean dan mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global. Keberhasilan mereka dalam mewisuda 561 mahasiswa menjadi bukti nyata dari komitmen dan dedikasi mereka untuk menghasilkan generasi penerus yang berdaya saing tinggi dan berintegritas.