BERITA

Tips Astra Motor Natar: Cara Mencegah Rantai Motor dari Penggunaan Cepat dan Aus

250
×

Tips Astra Motor Natar: Cara Mencegah Rantai Motor dari Penggunaan Cepat dan Aus

Sebarkan artikel ini
Ingin Rantai Motor Tidak Cepat Aus, Yuk Ikuti Tipsnya dari Astra Motor Natar ini
Ingin Rantai Motor Tidak Cepat Aus, Yuk Ikuti Tipsnya dari Astra Motor Natar ini

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Rantai motor bukan sekadar elemen pelengkap, melainkan komponen vital dalam penggerak kendaraan, terutama motor bebek dan motor sport.

Dengan fungsi meneruskan daya dari mesin ke roda belakang, rantai menjadi tulang punggung dari performa keseluruhan motor.

Dalam konteks pentingnya peran rantai, perawatan menjadi kunci utama agar komponen ini tetap handal.

Kondisi rantai yang aus dapat signifikan mempengaruhi kinerja secara keseluruhan, oleh karena itu, konsumen diwajibkan untuk memperhatikan perawatan secara rutin.

Berikut beberapa tips dari AHASS Astra Motor Natar untuk menghindari rantai motor cepat aus:

  1. Perhatikan Tanda-tanda Aus Rantai: Suara berisik, permukaan yang aus, rantai mudah kendur, tarikan motor terasa berat, dan tenaga motor tidak maksimal adalah indikator utama bahwa rantai perlu perawatan atau bahkan penggantian.
  2. Panduan Perawatan dan Penggantian Rantai:
    • Periksa kekencangan, kelancaran, dan kondisi rantai serta gear rantai secara berkala.
    • Pastikan rantai tidak terlalu kencang ataupun longgar, sesuai dengan batas yang telah ditentukan (biasanya 25-35 mm).
    • Tempatkan kendaraan di bidang tanah datar saat menyetel rantai.
    • Gunakan standar tengah agar roda belakang dapat diputar dengan bebas.
    • Setelah menyetel rantai, pastikan untuk memeriksa kelancaran gerakan rantai dan kondisi gear rantai. Jika terdapat keausan, lakukan penggantian gear set beserta rantai.
    • Lumasi rantai dengan cairan pelumas yang direkomendasikan untuk menjaga kelancaran gerakan rantai dan mencegah karat.
  3. Pentingnya Pelumasan yang Tepat: Selain menjaga kekencangan rantai, pelumasan juga diperlukan untuk menghindari kerusakan akibat kotoran dan debu yang menempel pada rantai.
  4. Penggantian Rantai: Lakukan penggantian rantai jika kondisinya sudah kaku dan renggang, meskipun sudah dilakukan perawatan rutin.
  5. Perawatan Rutin: Periksa kondisi rantai setiap 500-1.000 Km atau setelah motor dicuci, dan lakukanlah perawatan secara berkala.
  6. Lakukan Perawatan di Bengkel Resmi: Perawatan rantai sebaiknya dilakukan di bengkel resmi, karena perawatan rantai adalah salah satu poin penting dalam servis kendaraan.

Dengan memperhatikan dan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat memastikan rantai motor Anda tidak cepat aus dan tetap berkinerja optimal. Selamat berkendara dengan aman dan nyaman!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *