BERITA

Sukses Telak! Tiga Akademisi Universitas Malahayati Raih Beasiswa Pendidikan Indonesia

224
×

Sukses Telak! Tiga Akademisi Universitas Malahayati Raih Beasiswa Pendidikan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Tiga Dosen Universitas Malahayati Lolos Seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia
Tiga Dosen Universitas Malahayati Lolos Seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Keberhasilan akademisi Universitas Malahayati Bandar Lampung terus bersinar, kali ini dengan pencapaian gemilang dalam seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Batch 2 yang berlangsung pada 23-29 Oktober 2023.

Salah satu dosen yang berhasil meraih prestasi tersebut adalah Muhammad Rudy, M.Pd., dosen Program Studi (Prodi) S1 Farmasi.

Muhammad Rudy akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung.

Begitu juga dengan Nurhalina Sari, M.K.M., yang tak hanya menjadi dosen tetapi juga Kaprodi Kesehatan Masyarakat.

Ia akan melanjutkan studi di Universitas Indonesia. Diah Ayu Wulandari, ST., M. Si, dosen Prodi Teknik Lingkungan, turut meraih beasiswa dan akan melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia.

Nurhalina Sari menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan ini, sambil mengungkapkan terima kasih kepada keluarga dan Universitas Malahayati yang memberikan dukungan penuh selama proses seleksi.

Pendaftaran BPI Batch 2 memberikan peluang bagi dosen Perguruan Tinggi Akademik (PTA) dan Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) untuk mengikuti skema S3, baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Periode pendaftaran berlangsung selama 23-29 Oktober 2023.

Informasi dari laman resmi beasiswa.kemdikbud.go.id menjelaskan bahwa program BPI merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (BPI Kemendikbudristek).

Program ini adalah wujud dukungan Pemerintah Indonesia melalui pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.

Keberhasilan para dosen Universitas Malahayati tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi mereka tetapi juga merupakan sumbangan berharga dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *