BERITA

Serunya Ajang Pencak Silat Polinela Championship 2024: PSHT Komsariat Polinela Bikin Gebrakan!

34
×

Serunya Ajang Pencak Silat Polinela Championship 2024: PSHT Komsariat Polinela Bikin Gebrakan!

Sebarkan artikel ini
PSHT Komsariat Polinela Gelar Kejuaraan Nasional Pencak Silat Polinela Championship 2024
PSHT Komsariat Polinela Gelar Kejuaraan Nasional Pencak Silat Polinela Championship 2024

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menjadi saksi gemerlapnya Kejuaraan Nasional Pencak Silat Polinela Tahun 2024, yang berlangsung meriah di Gedung Serba Guna Polinela, mulai Kamis hingga Sabtu, 18-20 Januari 2024.

Inisiatif ini merupakan hasil kerjasama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Polinela, yang memilih tema berbunyi, “Lestarikan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Nusantara.”

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., selaku Direktur Polinela, menggarisbawahi bahwa kejuaraan ini bukan semata-mata sebagai ajang kompetisi bela diri, melainkan momentum krusial untuk mempromosikan serta melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia.

Prof. Sarono menyoroti peran penting PSHT Komisariat Polinela dalam menciptakan platform yang menggabungkan keterampilan teknis, semangat persaudaraan, dan penghargaan terhadap nilai-nilai tradisional.

“Terima kasih disampaikan kepada PSHT Komisariat Polinela atas peran aktif mereka dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Pencak silat, selain sebagai seni bela diri, juga membawa nilai-nilai kejuangan, kebersamaan, dan persaudaraan sebagai bagian integral dari identitas bangsa,” ucap Prof. Sarono dengan penuh apresiasi pada Kamis (18/1/2024).

Nahiwan Adi Haryanto, Pembina PSHT Komisariat Polinela, menyampaikan kegembiraannya terhadap Kejuaraan Nasional ini.

Dalam harapannya, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih menghargai dan memahami pentingnya melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia.

Kejuaraan tidak hanya menjadi panggung pertandingan semata, melainkan juga wadah untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai luhur budaya dan tradisi bangsa.

Pencak silat, seperti yang diungkapkan Haryanto, mengajarkan lebih dari sekadar teknik bertarung, melainkan juga karakter, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang.

Tak hanya menawarkan serangkaian pertandingan sengit, kejuaraan ini turut menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti seminar sejarah pencak silat, workshop teknik dasar, dan demonstrasi seni bela diri.

Suci Nur Laila, salah satu peserta, merasa sangat berbahagia atas partisipasinya dalam kejuaraan ini, yang dianggapnya sebagai kesempatan emas untuk memperkaya pengetahuan tentang seni bela diri tradisional.

Harapannya, Kejuaraan Pencak Silat Polinela Championship dapat menjadi momentum positif dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat luas.

Lebih dari itu, diharapkan kejuaraan ini mampu memupuk semangat solidaritas dan persaudaraan di antara para pencinta seni bela diri tradisional Indonesia, sehingga warisan budaya Nusantara tetap hidup dan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *