BERITA

Serbuan Gajah Liar TNWK Lampung Timur: Petani Desa Muara Jaya Sukadana Terluka Akibat Serangan

48
×

Serbuan Gajah Liar TNWK Lampung Timur: Petani Desa Muara Jaya Sukadana Terluka Akibat Serangan

Sebarkan artikel ini
Kawanan Gajah Liar TNWK Lampung Timur Serang Petani di Desa Muara Jaya Sukadana hingga Luka
Kawanan Gajah Liar TNWK Lampung Timur Serang Petani di Desa Muara Jaya Sukadana hingga Luka

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Jaka (40), seorang petani yang tinggal di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, merasa bersyukur karena berhasil selamat dari serangan gajah liar yang berasal dari Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Meskipun mengalami luka ringan di kakinya, kejadian itu cukup menggetarkan.

Peristiwa mencekam itu terjadi saat Jaka dan rekannya sedang menjaga tanaman padi miliknya pada Sabtu (16/3/2024) lalu.

Menurut keterangan Jaka, mereka berjaga di gubuk sebelum gajah liar tiba. Ketika rombongan gajah itu memasuki area persawahan, sejumlah petani tersebar untuk mengusir mereka.

Hanya dibekali senter dan petasan, para petani berani menghadapi kawanan gajah liar tersebut.

Namun, tanpa disadari, Jaka terkejut ketika tiba-tiba berhadapan langsung dengan seekor gajah liar ketika sedang mengelilingi tanaman padi.

Ketegangan mencapai puncaknya saat Jaka dan gajah liar itu berhadapan dalam jarak hanya 2 meter.

Meskipun gajah itu menanduk lebih dulu, Jaka berhasil menghindar dari serangan mematikan tersebut.

“Beruntung saya berhasil menghindar. Hanya kaki kanan saya yang sedikit terluka karena tersenggol oleh gajah. Setelah itu, saya langsung berlari menjauh,” ujar Jaka dengan suara gemetar.

Mengusir gajah liar merupakan tugas yang sudah biasa dilakukan oleh para petani seperti Jaka, meskipun mereka menyadari risiko besar yang mengintai.

Namun, demi menjaga tanaman padi mereka yang merupakan sumber penghasilan utama, para petani rela menghadapi segala risiko.

Menurut Jaka, rombongan gajah liar biasanya keluar dari hutan sekitar pukul 17.00 WIB dan melintasi kanal dengan berenang setelah gelap.

Mereka mencari makanan dan sering kali sasaran utamanya adalah tanaman petani seperti padi, singkong, dan jagung.

“Saat ini tanaman padi hampir panen. Kejadian itu terjadi di tengah malam, dan untungnya cuaca saat itu tidak hujan. Jika hujan, jarak pandang kami terbatas dan sangat berbahaya,” tambahnya.

Humas Balai TNWK, Sukatmoko, menyatakan bahwa pihaknya mendapat laporan tentang serangan gajah terhadap petani sekitar pukul 23.00 WIB. Tim Polhut segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

Meskipun hanya mengalami luka ringan, pihak Balai TNWK tetap memberikan bantuan pengobatan kepada korban sebagai bentuk perhatian kepada petani yang berjuang keras.

“Alhamdulillah korban hanya mengalami luka ringan, dan kami akan tetap memberikan bantuan pengobatan. Kejadian ini terjadi di wilayah Seksi 2 Muara Jaya, Sukadana,” tutur Sukatmoko dengan penuh perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *