BERITA

Rute Baru Dilayani oleh Susi Air: Bandara Radin Inten II Mulai Operasikan Penerbangan Krui-Bengkulu, Berikut Jadwalnya

32
×

Rute Baru Dilayani oleh Susi Air: Bandara Radin Inten II Mulai Operasikan Penerbangan Krui-Bengkulu, Berikut Jadwalnya

Sebarkan artikel ini
Pakai Pesawat Susi Air, Bandara Radin Inten II Buka Rute Penerbangan Krui-Bengkulu, Ini Jadwalnya
Pakai Pesawat Susi Air, Bandara Radin Inten II Buka Rute Penerbangan Krui-Bengkulu, Ini Jadwalnya

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Penerbangan perintis melalui Bandara Radin Inten II menuju destinasi Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dan Bengkulu telah resmi dibuka.

Eksekutif General Manager Bandara Radin Inten II Lampung, Untung Basuki, menyatakan bahwa layanan transportasi udara ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan meningkatkan konektivitas bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menuju Krui dan Bengkulu melalui jalur udara.

“Penerbangan dengan rute Bandara Radin Inten II Lampung menuju Krui dan Bengkulu, serta sebaliknya, telah dimulai pada Rabu (13/3/2024) kemarin,” ujar Untung Basuki pada hari Jumat (15/3/2024).

Untung menjelaskan bahwa penerbangan perintis ini menggunakan pesawat Susi Air tipe Cessna Grand Caravan 208 yang memiliki kapasitas untuk 12 penumpang.

“Pesawat beroperasi dua kali dalam seminggu, yaitu setiap Rabu dan Sabtu menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan 208 dengan kapasitas 12 orang,” tambahnya.

Menurut Untung, hadirnya layanan penerbangan ini memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dengan waktu tempuh dari Bandar Lampung ke Pesisir Barat dan Bengkulu hanya memakan waktu 35-90 menit.

Harga tiket untuk layanan penerbangan ini masih berada dalam batas tarif yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Dengan waktu tempuh yang singkat dan harga tiket yang terjangkau, penerbangan ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin mengunjungi Krui dan Bengkulu. Jika melakukan perjalanan darat, waktu tempuhnya bisa mencapai 6-12 jam,” jelasnya.

Untung juga mengungkapkan bahwa pada penerbangan perintis perdana kemarin, terdapat 13 penumpang yang terdiri dari 10 penumpang kedatangan dan 3 penumpang keberangkatan.

“Penerbangan perintis ini adalah bagian dari program dan realisasi visi pemerintah melalui Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk menyediakan layanan transportasi di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan perbatasan, serta memberikan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *