BERITA

Remaja Terseret Arus di Pantai Way Nipah Pesisir Barat – Tim SAR Masih Berjuang Setelah Dua Hari Pencarian

127
×

Remaja Terseret Arus di Pantai Way Nipah Pesisir Barat – Tim SAR Masih Berjuang Setelah Dua Hari Pencarian

Sebarkan artikel ini
Dua Hari Dicari Tim SAR, Remaja Terseret Arus di Pantai Way Nipah Pesisir Barat Belum Ditemukan
Dua Hari Dicari Tim SAR, Remaja Terseret Arus di Pantai Way Nipah Pesisir Barat Belum Ditemukan

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian seorang remaja yang terseret arus di Pantai Way Nipah, tepatnya di Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Meskipun sudah memasuki hari kedua pencarian pada Senin (1/4/2024), hasilnya masih nihil.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (31/3/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, ketika Raditya, seorang rekan korban yang juga menjadi saksi, pergi bersama korban menuju rumah saudaranya di Pekon Pagar Dalam.

Saat berada di Pantai Pasar Selasa Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, mereka memutuskan untuk mandi sekitar pukul 14.45 WIB.

Raditya sempat memperingatkan korban, Muhammad Fachri Irawan (15), untuk tidak mandi terlalu ke tengah karena ombaknya besar.

Baca Juga:  Upacara Penyerahan 150 Sertifikat PTSL Oleh Bupati Nanang: Harapan untuk Meredakan Konflik Tanah di Lampung Selatan

Namun, korban tidak mengindahkan peringatan tersebut dan akhirnya terseret arus saat berenang di tengah laut, hilang dari pandangan Raditya.

Saksi segera kembali ke rumahnya di Pemangku Way Nipah dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban serta menghubungi Basarnas Lampung untuk meminta bantuan.

Muhammad Fachri Irawan merupakan warga Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang Selatan, Banten.

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan satu Tim Rescue Pos SAR Tanggamus ke lokasi kejadian.

Tim tersebut berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Polairud Pesisir Barat, dan masyarakat setempat untuk melaksanakan pencarian.

Pencarian dilakukan dengan pemantauan visual dari bibir pantai. Namun, karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat, pencarian sementara dihentikan dan dijadwalkan dilanjutkan pada Senin (1/4/2024) pagi.

Baca Juga:  Tragedi di Way Mesuji: Warga Rawajitu Selatan Meninggal Dunia Setelah Perahu Terbalik Saat Berburu Ikan

Pada hari kedua pencarian, tim dibagi menjadi dua sektor dengan dua SRU (SAR Rescue Unit). SRU 1 menggunakan perahu jukung untuk mencari ke arah Tenggara dari lokasi kejadian sejauh 3 Nm (Nautical Mile), sementara SRU 2 menggunakan perahu karet untuk penyisiran ke arah Barat Daya sejauh 3 Nm.

Selain itu, Tim SAR Gabungan juga menggunakan Aqua Eyes (alat deteksi bawah air) untuk membantu dalam pencarian.

Namun, sayangnya tidak ada tanda-tanda korban yang terdeteksi. Upaya pencarian pada hari kedua dilanjutkan hingga pukul 17.30 WIB.

Wakil Komandan Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Tri Wardoyo, melaporkan hasil pencarian kedua kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, yang juga menjabat sebagai SMC (SAR Mission Coordinator).

“Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian hari kedua dengan hasil nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Selasa (2/4/2024),” ujar Tri.

Baca Juga:  Kepadatan Lalu Lintas di KM 17 Lampung Barat Akibat Longsor, Polisi Terapkan Sistem Buka-Tutup untuk Kendaraan, Waspada Ancaman Longsor Berulang

Pencarian terus dilakukan dengan harapan dapat menemukan Muhammad Fachri Irawan dan membawanya pulang ke keluarganya dengan selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *