BERITA

Rektor Universitas Malahayati Ajak Mahasiswa Adaptasi Dalam Menangani Kasus Stunting di Tanggamus

220
×

Rektor Universitas Malahayati Ajak Mahasiswa Adaptasi Dalam Menangani Kasus Stunting di Tanggamus

Sebarkan artikel ini
Tinjau KKLPPM di Tanggamus, Rektor Universitas Malahayati Minta Mahasiswa Adaptasi Pendampingan Kasus Stunting
Tinjau KKLPPM di Tanggamus, Rektor Universitas Malahayati Minta Mahasiswa Adaptasi Pendampingan Kasus Stunting

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pada Kamis, tanggal 3 Agustus 2023, Rektor Universitas Malahayati Bandar Lampung, Dr. Achmad Farich, dr. MM, melakukan kunjungan ke Pekon Simpang Kanan dan Tegal Binangun, Kecamatan Sumber Rejo, Tanggamus.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKLPPM) Universitas Malahayati, yang saat ini berfokus pada penyuluhan dapur sehat untuk mencegah stunting di kalangan masyarakat.

Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar mampu mencegah kasus stunting, yang masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Lampung.

Universitas Malahayati ingin memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama ibu hamil dan bayi, agar dapat menghindari risiko stunting dalam keluarga.

Rektor Achmad Farich menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat secara tematik, dengan tema stunting, dan akan dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut.

Program ini lebih berfokus pada pendampingan dan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat, khususnya ibu hamil, dalam upaya mencegah terjadinya bayi lahir stunting.

Dalam sambutannya, Rektor mengimbau para mahasiswa KKLPPM untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Ia mendorong mereka untuk aktif berinteraksi dengan masyarakat dan belajar dari pengalaman selama menjalankan kegiatan di lapangan.

Camat Sumber Rejo, Amini, menyatakan bahwa Kecamatan Sumber Rejo bukanlah daerah dengan tingkat stunting tinggi, namun tetap berterima kasih kepada Universitas Malahayati karena telah berkenan menurunkan mahasiswa untuk memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada masyarakat.

Ini diharapkan dapat memastikan bahwa Sumber Rejo dan daerah sekitarnya tetap terhindar dari masalah stunting.

KKLPPM tahun 2023 ini diikuti oleh 494 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Malahayati, termasuk Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Hukum. Mereka tersebar di 30 pekon yang berada di empat kecamatan di Tanggamus.

Program KKLPPM ini merupakan salah satu upaya Universitas Malahayati untuk berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting, yang merupakan program nasional yang mendesak untuk dicapai.

Dengan dukungan dari mahasiswa dan masyarakat, diharapkan masalah stunting dapat diatasi secara efektif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *