BERITA

Rektor Unila Memimpin FGD Renstra 2023-2027, Dorong Peningkatan Program S2 dan S3

108
×

Rektor Unila Memimpin FGD Renstra 2023-2027, Dorong Peningkatan Program S2 dan S3

Sebarkan artikel ini
Pimpin FGD Renstra 2023-2027, Rektor Minta Unila Fokus Kembangkan Program S2 dan S3
Pimpin FGD Renstra 2023-2027, Rektor Minta Unila Fokus Kembangkan Program S2 dan S3

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., memimpin Focus Group Discussion (FGD) Rencana Strategis (Renstra) 2023-2027 di Ruang Sidang Utama Lantai II Rektorat Unila pada Kamis (2/5/2024).

Dalam arahannya, Prof. Lusmeilia Afriani menyoroti beberapa aspek penting, terutama dalam penyamaan persepsi mengenai waktu atau periode Renstra.

Hal ini dianggap krusial mengingat adanya pergantian kepemimpinan dan perubahan visi yang harus melalui uji materi sebelumnya.

Selain itu, Rektor Unila juga meminta kepada para dekan di lingkungan Unila untuk menyertakan program-program rencana kerja masing-masing unit.

Hal ini akan menjadi landasan bagi Unila dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran dan Laporan Kinerja (RKAKL) pada tahun 2025.

Pengembangan program studi S2 dan S3 menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Prof. Lusmeilia Afriani menekankan bahwa universitas-universitas besar saat ini banyak yang memusatkan perhatian pada pengembangan S2 dan S3, bukan hanya S1. Oleh karena itu, ia berharap Unila dapat mengikuti tren tersebut.

“Unila harus mengikuti perkembangan, bukan hanya mengejar target untuk S1, tetapi juga fokus pada pengembangan program untuk S2 dan S3, karena pangsa pasar pendidikan tinggi terutama berada di jenjang tersebut,” ujar Prof. Lusmeilia Afriani.

Salah satu strategi yang dipertimbangkan adalah meningkatkan kelulusan tepat waktu (KTW), yang mendorong mahasiswa untuk melanjutkan studi S-2 lebih cepat.

Dengan sumber daya dan fasilitas yang dimiliki Unila saat ini, pengembangan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan efektif.

Model-program yang diterapkan dapat berasal dari pengembangan program internal maupun mengadopsi best practice dari institusi lain, seperti IPB.

Rektor Unila juga menekankan pentingnya menyelaraskan strategi pengembangan institusi ke dalam program kerja masing-masing fakultas secara keseluruhan.

Hal ini diharapkan akan memastikan bahwa setiap langkah pengembangan institusi direalisasikan secara efektif di semua tingkatan, demi mencapai tujuan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *