BERITA

Rekor Pemudik: Lebaran 2024, 58.866 Orang Pulau Jawa Melintasi Pelabuhan Bakauheni Menuju Sumatera

77
×

Rekor Pemudik: Lebaran 2024, 58.866 Orang Pulau Jawa Melintasi Pelabuhan Bakauheni Menuju Sumatera

Sebarkan artikel ini
Hari Raya Idulfitri 2024, 58.866 Pemudik Pulau Jawa Masuk Sumatera Lewat Pelabuhan Bakauheni
Hari Raya Idulfitri 2024, 58.866 Pemudik Pulau Jawa Masuk Sumatera Lewat Pelabuhan Bakauheni

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pada perayaan Hari Raya Idulfitri tahun 1.445 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2024 Masehi, Arus Mudik kembali menjadi sorotan.

ASDP (Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan) mencatatkan angka signifikan dari pergerakan pemudik, khususnya dari Pulau Jawa menuju Sumatera, melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Menurut General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Rudi Sunarko, sebanyak 58.866 pemudik tercatat telah menyeberang ke Pulau Sumatera mulai dari Rabu pagi hingga Kamis pagi.

“Jumlah tersebut terdiri dari 3.717 pemudik pejalan kaki dan 55.149 pemudik dalam kendaraan,” ujar Rudi dalam keterangannya pada Kamis.

Pemudik tersebut juga membawa kendaraan pribadi, dengan 13.751 unit kendaraan ditempatkan di dalam kapal yang melakukan penyeberangan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.

Rinciannya, sebanyak 5.033 unit sepeda motor dan 8.235 unit kendaraan roda empat atau lebih. Selain itu, terdapat 161 unit bus dan 322 unit truk atau kendaraan besar lainnya.

Jumlah kapal yang beroperasi selama arus mudik mencapai 35 kapal dengan total 72 trip, membantu menangani lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang melewati Selat Sunda.

Sementara itu, dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa, terdapat 27.631 pemudik yang melintasi Pelabuhan Bakauheni.

Dari jumlah tersebut, 1.060 orang adalah pejalan kaki, sementara 26.571 pemudik lainnya menggunakan kendaraan bermotor.

Kendaraan yang menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 5.615 unit, terdiri dari 1.212 sepeda motor dan 3.716 kendaraan roda empat atau lebih.

Ditambah dengan 195 unit bus dan 447 unit truk atau kendaraan besar lainnya.

Pelayanan penyeberangan juga didukung oleh jumlah kapal yang cukup signifikan, dengan 37 kapal yang beroperasi selama arus mudik, melayani total 71 trip.

Pergerakan massal seperti ini menempatkan Pelabuhan Bakauheni sebagai salah satu titik penting dalam koneksi antar-pulau di Indonesia, serta menunjukkan betapa besarnya tantangan logistik yang dihadapi pihak berwenang setiap tahunnya selama musim mudik Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *