BERITA

Optimalkan Reputasi Ilmiah: Workshop Peningkatan Tata Kelola OJS 3 oleh Pengelola Jurnal Universitas Malahayati untuk Meningkatkan Jumlah Jurnal Akreditasi

232
×

Optimalkan Reputasi Ilmiah: Workshop Peningkatan Tata Kelola OJS 3 oleh Pengelola Jurnal Universitas Malahayati untuk Meningkatkan Jumlah Jurnal Akreditasi

Sebarkan artikel ini
Perbanyak Jurnal Akreditasi, Pengelola Jurnal Universitas Malahayati Gelar Workshop Tata Kelola OJS 3
Perbanyak Jurnal Akreditasi, Pengelola Jurnal Universitas Malahayati Gelar Workshop Tata Kelola OJS 3

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pengelola jurnal Universitas Malahayati Bandar Lampung, yang dipimpin oleh Dr. Mala Kurniati, S. Si., M. Biomed, mengadakan workshop tata kelola jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS) 3 di Gedung Rektorat Lantai 5 pada Rabu (29/11/2023).

Acara ini diawali dengan sambutan pembukaan langsung oleh Rektor Universitas Malahayati, Dr. Achmad Farich, dr., M.M. Workshop ini tidak hanya dihadiri secara fisik tetapi juga secara daring oleh seluruh dosen Universitas Malahayati, mengadopsi model hybrid untuk mencakup partisipasi lebih luas.

Dr. Achmad Farich, dalam sambutannya, menekankan pentingnya dorongan kepada para dosen untuk lebih aktif dalam menulis jurnal ilmiah.

“Saya berharap, kalau bisa semua jurnal di Universitas Malahayati dapat terakreditasi,” ucap Dr. Achmad Farich.

Narasumber yang diundang dalam acara ini antara lain Fajar Sandi Prawoco, Analis Data Publikasi Ilmiah Kemendikbudristek, yang memberikan wawasan mengenai peningkatan akreditasi jurnal, dan Itsar Bolo Rangka, S. Pd., M. Pd., dari Universitas Negeri Malang, yang menyampaikan materi tentang Pengenalan Tata Kelola OJS 3.

Fajar Sandi Prawoco, SE, Analis Data Publikasi Ilmiah Kemendikbudristek, menjelaskan bahwa penilaian kualitas jurnal melibatkan peringkat akreditasi dan dampaknya yang diukur dari Google Scholar dua tahun terakhir.

“Saya cek di data, Universitas Malahayati sudah terakreditasi 11 jurnal. Jika ada yang sudah terakreditasi namun belum tercatat di sistem, nanti kita sinkronkan bersama,” ungkap Fajar Sandi Prawoco.

Dalam menjelaskan persyaratan akreditasi jurnal ilmiah, Fajar Sandi Prawoco menyoroti beberapa poin kunci, seperti keberadaan nomor seri standar internasional elektronik (EISSN), penggunaan Digital Object Identifier (DOI) pada setiap artikel, dan pencantuman persyaratan etika publikasi.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya orisinalitas, ketidakplagiatan, dan indeksasi jurnal di lembaga pengindeks nasional.

Workshop ini menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas jurnal ilmiah Universitas Malahayati dan memberikan panduan yang jelas bagi para penulis akademis dalam memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan.

Dengan semangat peningkatan ini, diharapkan Universitas Malahayati dapat lebih memperkaya kontribusi ilmiahnya di dunia akademis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *