BERITA

Tragedi Kemanusiaan: Kisah Duka Dua Bayi yang Ditemukan Terbengkalai di Kebun Karet dan Pekarangan Warga Sabah Balau Tanjung Bintang

264
×

Tragedi Kemanusiaan: Kisah Duka Dua Bayi yang Ditemukan Terbengkalai di Kebun Karet dan Pekarangan Warga Sabah Balau Tanjung Bintang

Sebarkan artikel ini
Miris, Dua Jasad Bayi Ditemukan di Kebun Karet dan Pekarangan Warga di Sabah Balau Tanjung Bintang
Miris, Dua Jasad Bayi Ditemukan di Kebun Karet dan Pekarangan Warga di Sabah Balau Tanjung Bintang

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Pada Selasa dan Rabu (28-29/11/2023), Desa Sabah Balau, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, dirundung duka oleh penemuan dua jasad bayi dalam kondisi meninggal dunia.

Kejadian ini menciptakan atmosfer kelam di tengah masyarakat setempat.

Anto (42), seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa dua jasad bayi tersebut ditemukan di lokasi yang berbeda, menciptakan kebingungan dan kekhawatiran di kalangan warga.

“Dua hari ini, warga menemukan bayi laki-laki yang sudah meninggal, sebagian tubuhnya diduga dimakan anjing di kebun karet. Kemudian, bayi perempuan ditemukan di depan rumah warga,” ujar Anto saat diwawancarai oleh awak media pada Rabu (29/11/2023).

Anto melanjutkan penjelasannya dengan menyampaikan bahwa bagian tubuh bayi laki-laki yang ditemukan di kebun karet diyakini telah menjadi korban pemangsaan anjing.

Baca Juga:  5 Tips Ampuh Bersihkan Tinta Ungu Setelah Coblos Pemilu 2024: Nomor 4 Cepat dan Mudah!

Kejadian ini menyisakan pertanyaan besar tentang keamanan dan pengawasan di sekitar area perkebunan.

Warga lainnya, Ino (35), turut memberikan keterangan terkait penemuan tersebut. “Kemarin dan hari ini, warga menemukan dua bayi yang sudah meninggal dunia. Pada Selasa, di perkebunan karet, salah satu bayi sudah dimakan binatang. Dini hari tadi, penemuan kedua bayi terjadi di pemukiman warga,” jelas Ino.

Keberadaan dua bayi yang ditemukan dalam waktu singkat dan di lokasi yang berbeda menciptakan kekhawatiran dan tanda tanya di kalangan masyarakat.

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah-langkah investigatif untuk mengungkap penyebab pasti kematian kedua bayi ini.

Tragedi ini juga menjadi panggilan untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan dan perlindungan anak-anak di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *