BERITA

Optimalkan Rencana Pembangunan Menuju Indonesia Berkilau: Bappenas Teliti Inovasi Revitalisasi Tambak di Pasena

39
×

Optimalkan Rencana Pembangunan Menuju Indonesia Berkilau: Bappenas Teliti Inovasi Revitalisasi Tambak di Pasena

Sebarkan artikel ini
Susun Perencanaan Pembangunan Menuju Indonesia Emas, Bappenas Pelajari Revitalisasi Tambak Dipasena
Susun Perencanaan Pembangunan Menuju Indonesia Emas, Bappenas Pelajari Revitalisasi Tambak Dipasena

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) RI melakukan kunjungan kerja ke pertambakan udang Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang pada Senin (22/1/2024).

Tujuan kunjungan ini adalah untuk mencari data dan fakta lapangan terkait permasalahan yang terjadi di Dipasena.

Rombongan Bappenas yang terdiri dari Gellwynn Jusuf, Perencana Ahli Utama Bappenas, Sri Yanti, Darma Wijaya, Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si., Analis Akuakultur Ahli Utama, Tonny Wagey, Executive Director ICCTF, dan Staf Procurement Officer ICCTF, diterima dengan hangat oleh pengurus Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung), Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, dan Pemerintahan Kecamatan Rawajitu Timur bersama seluruh Pemerintahan Kampung se-Rawajitu Timur.

Selanjutnya, rombongan Bappenas mengadakan diskusi bersama di Ruang Rapat Sekretariat P3UW Lampung.

Gellwynn Jusuf menyampaikan bahwa tujuan kedatangan tim adalah untuk mengidentifikasi persoalan yang terjadi di Dipasena dan mengumpulkan data dalam rangka penyusunan grand strategi RPJP 2025-2045 menuju Indonesia Emas.

“Dalam menyusun perencanaan pembangunan jangka menengah 5 tahunan, kami membutuhkan data spesifik rencana revitalisasi tambak Dipasena, untuk itu kami hadir di Dipasena,” kata Gellwynn.

Ketua P3UW Lampung, Suratman, menyambut baik kedatangan tim Bappenas ke Bumi Dipasena, berharap pemerintah dapat lebih banyak terlibat dalam menangani persoalan yang terjadi di Dipasena, dan P3UW Lampung siap bekerjasama.

Pada kesempatan tersebut, Bidang Budidaya P3UW Lampung, Suryadi, memaparkan apa saja yang dilakukan, kendala yang dihadapi, dan harapan mereka.

Termasuk di antaranya adalah perhitungan biaya rekonstruksi tambak dan biaya produksi setelah direkonstruksi.

Selain itu, skala prioritas revitalisasi pertambakan Dipasena juga dibahas, meliputi rehabilitasi tambak, pembuatan jetty, dan pengerukan saluran buang dan pasok.

Setelah berdiskusi, Tim Bappenas RI, didampingi P3UW Lampung, menyempatkan diri untuk turun langsung ke lapangan dan melihat lokasi pertambakan Bumi Dipasena.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *