BERITA

Misteri Kecelakaan Tragis di Candipuro Lampung Selatan: Empat Pemotor Tewas dalam Terjun Mematikan, Polisi Mengungkap Fakta Terbaru

255
×

Misteri Kecelakaan Tragis di Candipuro Lampung Selatan: Empat Pemotor Tewas dalam Terjun Mematikan, Polisi Mengungkap Fakta Terbaru

Sebarkan artikel ini
Terjun ke Jurang 10 Meter di Candipuro Lampung Selatan, Empat Pemotor Tewas, Polisi Bukan karena Mabuk
Terjun ke Jurang 10 Meter di Candipuro Lampung Selatan, Empat Pemotor Tewas, Polisi Bukan karena Mabuk

Media90 (media.gatsu90rentcar.com) – Kecelakaan tragis kembali menghantui wilayah Lampung Selatan, tepatnya di Jembatan Way Gelam, Kecamatan Candipuro.

Sebuah peristiwa memilukan terjadi ketika sepeda motor Honda Vario putih dengan nomor polisi BE 6251 OM terperosok ke dalam jurang setinggi 10 meter, menelan empat korban jiwa.

Identitas para korban yang tewas dalam insiden memilukan ini adalah Ratiwan (39), Dedi Priyono (39), dan Abdul Majid (35), ketiganya merupakan warga Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan.

Sementara itu, seorang wanita bernama Susilawati (24), asal Dusun Tanjung Jaya, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, juga ikut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP R Manggala Agung Sri Mahardjo, menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan maut ini.

Meskipun sempat mencuat dugaan bahwa keempat korban mungkin dalam kondisi mabuk, AKP Manggala membantah hal tersebut.

“Dugaan sementara bukan dalam kondisi mabuk, jadi memang murni kecelakaan tunggal yang disebabkan tidak bisa mengontrol kendaraannya,” ungkapnya.

Kronologis kecelakaan tersebut bermula ketika sepeda motor Honda Vario putih melaju dari arah Pasar Candipuro menuju Kecamatan Sidomulyo.

Motor yang ditumpangi oleh keempat korban tersebut, bergerak dengan kecepatan tinggi di tikungan tajam.

Situasi jalan yang menikung membuat pengendara kehilangan kendali, sehingga motor terjatuh dan terperosok ke dalam jurang di bawah jembatan.

“Diperkirakan sedalam kurang lebih 10 meter, yang mengakibatkan pengendara dan yang dibonceng meninggal dunia,” tambah Manggala.

Keempat korban yang mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut segera dilarikan ke RSUD Bob Bazar Kalianda.

Meskipun upaya medis dilakukan, namun sayangnya nyawa mereka tidak dapat diselamatkan.

Masyarakat setempat terpukul oleh kejadian ini, dan pihak berwenang berjanji untuk terus menginvestigasi penyebab pasti kecelakaan ini guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *